![]() |
| logo MTs An Nur Walangsanga kecamatan Moga Kabupaten Pemalang |
Thursday, October 10, 2013
Wednesday, September 5, 2012
Tuesday, July 17, 2012
Thursday, December 15, 2011
Monday, September 26, 2011
JURNAL UMUM
LATIHAN
Siklus Akuntansi Jasa
JURNAL UMUM
oleh: Maslukhin
A. JURNAL (Journal) adalah catatan akuntansi permanen yang pertama (book of original entry), yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan perusahaan secara kronologis dengan menyebutkan akun yang di Debet maupun yang di Kredit.
Fungsi jurnal meliputi :
1. Fungsi historis, yaitu jurnal merupakan kegiatan mencatat semua transaksi keuangan secara kronologis atau berurutan sesuai dengan tanggal terjadinya.
2. Fungsi mencatat, yaitu jurnal merupakan pencatatan yang lengkap terperinci, artinya semua transaksi dengan sumbernya harus dicatat tanpa ada yang ketinggalan.
3. Fungsi analisis, yaitu jurnal menganalisis transaksi untuk menentukan akun yang harus di Debet maaupun yang di Kredit.
4. Fungsi instruktif, yaitu jurnal merupakan perintah memposting dalam buku besar baik yang di Debet maupun yang di Kredit sesuai hasil analisis dalam jurnal.
5. Fungsi informatif, yaitu jurnal memberikan keterangan kegiatan perusahaan secara jelas.
Secara umum jurnal terdiri dari jurnal umum dan jurnal khusus. Pada semester ini kita akan membahas jurnal umum saja. Bentuk jurnal umum adalah :
Jurnal Umum
Halaman : (1)
Keterangan :
(1) Diisi dengan nomor halaman jurnal secara berurutan.
(2) Diisi dengan tanggal terjadinya transaksi secara berurutan dengan kronologis terjadinya transaksi.
(3) Diisi nomor surat bukti transaksi.
(4) Diisi dengan nama akun yang di debet ditulis terlebih dahulu, baris bawahnya ditulis akun yang di kredit dan ditulis menjorok ke sebelah kanan. Selanjutnya baris bawahnya ditulis penjelasan ringkas transaksi yang bersangkutan.
(5) Diisi nomor kode akun, tetapi ingat nomor kode akun ini diisi hanya jika akan diposting ke buku besar.
(6) Dan (7) diisi dengan jumlah rupiah dari akun yang di debet maupun yang di kredit.
Sebelum bukti transaksi keuangan dicatat dalam jurnal, terlebih dahulu dilakukan analisis untuk menentukan pengaruhnya terhadap akun-akun di perusahaan. Pola pencatatan transaksi dalam jurnal diatur dalam sebuah mekanisme Debet dan Kredit. Pengertian Debet dalam Akuntansi menunjukan sisi sebelah kiri dan Kredit menunjukan sebelah kanan. Mekanisme Debet dan Kredit terlihat dalam tabel sebagai berikut :
Mekanisme Debet dan Kredit
Berikut ini contoh pencatatan dalam jurnal umum untuk transaksi yang terjadi selama bulan Mei tahun 2006 di perusahaan ALI TAILOR
Transaksi 1 : 1 MEI
Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 4.000.000,- (Debet)
Modal Tn. Ali Bertambah Rp 4.000.000,- (Kredit)
Jurnal :
Transaksi 2 : 2 MEI
Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Sewa Dibayar Dimuka bertambah Rp 1.200.000,- (Debet)
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 1.200.000,- (Kredit)
Jurnal :
Transaksi 3 : 4 MEI
Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Perlengkapan Jahit bertambah Rp 800.000,- (Debet)
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 800.000,- (Kredit)
Jurnal :
Transaksi 4 : 10 MEI
Transaksi 5 :
Mei
12
Dibeli peralatan jahit dari Toko Sekawan seharga Rp 1.500.000,- baru dibayar Rp500.000,-
Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Peralatan Jahit bertambah Rp 1.500.000,- (Debet)
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 500.000,- (Kredit)
Utang perusahaan (ke Toko Sekawan) bertambah Rp 1.000.000,- (Kredit)
Transaksi 6: MEI 18
Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Piutang Usaha bertambah Rp 1.700.000,- (Debet)
Pendapatan perusahaan bertambah Rp 1.700.000,- (Kredit)
Jurnal :
TRANSAKSI 7: MEI 12
Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 800.000,- (Kredit)
Utang perusahaan (ke Toko Sekawan) berkurang Rp 800.000,- (Debet)
Jurnal :
TRANSAKSI 8:MEI 20
Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 200.000,- (Kredit)
Beban Gaji bertambah Rp 200.000,- (Debet)
Jurnal :
TRANSAKSI 9: MEI 21
TRANSAKSI 10:MEI 22
Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 400.000,- (Kredit)
Pengambilan pemilik (Prive) bertambah Rp 400.000,- (Debet)
Jurnal :
TRANSAKSI 11: MEI 23
Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 1.400.000,- (Debet)
Harta perusahaan dalam bentuk Piutang (ke Tn. Ahmad) berkurang Rp 1.400.000,- (Kredit)
Jurnal :
TRANSAKSI 12 :MEI 30
Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Perlengkapan bertambah Rp 200.000,- (Debet)
Utang perusahaan (ke Toko Jaya) bertambah Rp 200.000,- (Kredit)
Jurnal :
TRANSAKSI 13: MEI 31
Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 230.000,- (Kredit)
Beban Bunga bertambah Rp 30.000,- (Debet)
Utang perusahaan ke Bank berkurang Rp 200.000,- (Debet)
Jurnal :
MAKA JURNAL SECARA UTUH TANGGAL 31 DESEMBER:
“ALI TAILOR”
JURNAL UMUM
Bulan Mei 2006
Halaman : 01
Siklus Akuntansi Jasa
JURNAL UMUM
oleh: Maslukhin
A. JURNAL (Journal) adalah catatan akuntansi permanen yang pertama (book of original entry), yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan perusahaan secara kronologis dengan menyebutkan akun yang di Debet maupun yang di Kredit.
Fungsi jurnal meliputi :
1. Fungsi historis, yaitu jurnal merupakan kegiatan mencatat semua transaksi keuangan secara kronologis atau berurutan sesuai dengan tanggal terjadinya.
2. Fungsi mencatat, yaitu jurnal merupakan pencatatan yang lengkap terperinci, artinya semua transaksi dengan sumbernya harus dicatat tanpa ada yang ketinggalan.
3. Fungsi analisis, yaitu jurnal menganalisis transaksi untuk menentukan akun yang harus di Debet maaupun yang di Kredit.
4. Fungsi instruktif, yaitu jurnal merupakan perintah memposting dalam buku besar baik yang di Debet maupun yang di Kredit sesuai hasil analisis dalam jurnal.
5. Fungsi informatif, yaitu jurnal memberikan keterangan kegiatan perusahaan secara jelas.
Secara umum jurnal terdiri dari jurnal umum dan jurnal khusus. Pada semester ini kita akan membahas jurnal umum saja. Bentuk jurnal umum adalah :
Jurnal Umum
Halaman : (1)
| Tanggal | No Bukti | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit |
| (2) | (3) | (4) | (5) | (6) | (7) |
(1) Diisi dengan nomor halaman jurnal secara berurutan.
(2) Diisi dengan tanggal terjadinya transaksi secara berurutan dengan kronologis terjadinya transaksi.
(3) Diisi nomor surat bukti transaksi.
(4) Diisi dengan nama akun yang di debet ditulis terlebih dahulu, baris bawahnya ditulis akun yang di kredit dan ditulis menjorok ke sebelah kanan. Selanjutnya baris bawahnya ditulis penjelasan ringkas transaksi yang bersangkutan.
(5) Diisi nomor kode akun, tetapi ingat nomor kode akun ini diisi hanya jika akan diposting ke buku besar.
(6) Dan (7) diisi dengan jumlah rupiah dari akun yang di debet maupun yang di kredit.
Sebelum bukti transaksi keuangan dicatat dalam jurnal, terlebih dahulu dilakukan analisis untuk menentukan pengaruhnya terhadap akun-akun di perusahaan. Pola pencatatan transaksi dalam jurnal diatur dalam sebuah mekanisme Debet dan Kredit. Pengertian Debet dalam Akuntansi menunjukan sisi sebelah kiri dan Kredit menunjukan sebelah kanan. Mekanisme Debet dan Kredit terlihat dalam tabel sebagai berikut :
Mekanisme Debet dan Kredit
| No | Jenis Akun | Keterangan | ||
| Bertambah | Berkurang | |||
| 1 | HARTA | DEBET | KREDIT | Harta jika bertambah dicatat di Debet Harta jika berkurang dicatat di Kredit |
| 2 | UTANG | KREDIT | DEBET | Utang jika bertambah dicatat di Kredit Utang jika berkurang dicatat di Debet |
| 3 | MODAL | KREDIT | DEBET | Modal jika bertambah dicatat di Kredit Modal jika berkurang dicatat di Debet |
| 4 | PENDAPATAN | KREDIT | DEBET | Pendapatan jika bertambah dicatat di Kredit Pendapatan jika berkurang dicatat di Debet |
| 5 | BEBAN | DEBET | KREDIT | Beban jika bertambah dicatat di Debet Beban jika berkurang dicatat di Kredit |
Transaksi 1 : 1 MEI
| Tn. Ali menyetor uang pribadi ke dalam perusahaan “ALI TAILOR” sebagai modal awal usaha jahit sebesar Rp 4.000.000,- |
Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 4.000.000,- (Debet)
Modal Tn. Ali Bertambah Rp 4.000.000,- (Kredit)
Jurnal :
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | |
| Mei | 1 | KasModal Tn. Ali (Setoran modal awal Tn. Ali) | Rp4.000.000- | -Rp4.000.000 | |
| Disewa sebuah ruko untuk usaha jahit dengan membayar Rp 1.200.000,- untuk 6 bulan. | Disewa sebuah ruko untuk usaha jahit dengan membayar Rp 1.200.000,- untuk 6 bulan. |
Harta perusahaan dalam bentuk Sewa Dibayar Dimuka bertambah Rp 1.200.000,- (Debet)
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 1.200.000,- (Kredit)
Jurnal :
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | |
| Mei | 2 | Sewa Dibayar DimukaKas (Pembayaran sewa ruko) | Rp 1.200.000- | -Rp 1.200.000 | |
| Dibeli tunai perlengkapan jahit dari Toko Jaya dengan harga Rp 800.000,- |
Harta perusahaan dalam bentuk Perlengkapan Jahit bertambah Rp 800.000,- (Debet)
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 800.000,- (Kredit)
Jurnal :
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | |
| Mei | 4 | Perlengkapan JahitKas (Pembelian tunai perlengkapan dari Toko Jaya) | Rp 800.000- | -Rp 800.000 | |
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | |||||
| Mei | 10 | KasPerlengkapan Jahit (Pembelian tunai perlengkapan dari Toko Jaya) | Rp 300.000- | -Rp 300.000 | |||||
| Telah diselesaikan jahitan pakaian langganan seharga Rp 300.000 dan langsung diterima pembayarannya.Analisis transaksi : Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 300.000,- (Debet) Pendapatan perusahaan bertambah Rp 300.000,- (Kredit) | Telah diselesaikan jahitan pakaian langganan seharga Rp 300.000 dan langsung diterima pembayarannya. | ||||||||
Mei
12
Dibeli peralatan jahit dari Toko Sekawan seharga Rp 1.500.000,- baru dibayar Rp500.000,-
Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Peralatan Jahit bertambah Rp 1.500.000,- (Debet)
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 500.000,- (Kredit)
Utang perusahaan (ke Toko Sekawan) bertambah Rp 1.000.000,- (Kredit)
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | |
| Mei | 12 | Peralatan JahitKas Utang Usaha (pembelian peraltan sebagian tunai ke Toko Sekawan) | Rp 1.500.000- - | -Rp 500.000 Rp 1.000.000 | |
| Telah diselesaikan jahitan pakaian Tn. Ahmad seharga Rp 1.700.000 sudah dikirimkan tagihannya. |
Harta perusahaan dalam bentuk Piutang Usaha bertambah Rp 1.700.000,- (Debet)
Pendapatan perusahaan bertambah Rp 1.700.000,- (Kredit)
Jurnal :
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | |
| Mei | 18 | Piutang UsahaPendapatan jahit (Pendapatan jahit dalam tagihan ke Tn. Ahmad) | Rp 1.700.000- | -Rp 1.700.000 | |
| Dibayar ke Toko Sekawan Rp 800.000,- atas pembelian peralatan jahit tanggal 12 Mei. |
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 800.000,- (Kredit)
Utang perusahaan (ke Toko Sekawan) berkurang Rp 800.000,- (Debet)
Jurnal :
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | |
| Mei | 19 | Utang UsahaKas (Pembayaran Utang ke Toko Sekawan) | Rp 800.000- | -Rp 800.000 | |
| Dibayar gaji pegawai untuk 2 minggu kerja Rp 200.000,- |
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 200.000,- (Kredit)
Beban Gaji bertambah Rp 200.000,- (Debet)
Jurnal :
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | |
| Mei | 20 | Beban GajiKas (Pembayaran gaji pegawai) | Rp 200.000- | -Rp 200.000 | |
| Diterima pinjaman dari BPD JABAR Rp 2.000.000,- dikenakan biaya administrasi Rp250.000. |
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | |
| Mei | 21 | KasBeban Administrasi Utang Bank (Penerimaan pinjaman dari Bank dipotong bunga) | Rp 1.750.000Rp 250.000 - | – Rp 2.000.000 | |
| Tn. Ali mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadi Rp 400.000,- |
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 400.000,- (Kredit)
Pengambilan pemilik (Prive) bertambah Rp 400.000,- (Debet)
Jurnal :
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | |
| Mei | 22 | PriveKas (Prive Tn. Ali) | Rp 400.000- | -Rp 400.000 | |
| Diterima pembayaran dari Tn. Ahmad Rp 1.400.000,- atas penyelesaian jahitan tanggal 18 Mei. |
Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 1.400.000,- (Debet)
Harta perusahaan dalam bentuk Piutang (ke Tn. Ahmad) berkurang Rp 1.400.000,- (Kredit)
Jurnal :
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | |
| Mei | 25 | KasPiutang Usaha (Penerimaan pembayaran tagihan jahitan Tn Ahmad) | Rp1.400.000- | -Rp1.400.000 | |
| Dibeli secara kredit perlengkapan jahit dari Toko Jaya dengan harga Rp 200.000,- |
Harta perusahaan dalam bentuk Perlengkapan bertambah Rp 200.000,- (Debet)
Utang perusahaan (ke Toko Jaya) bertambah Rp 200.000,- (Kredit)
Jurnal :
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | ||
| Mei | 30 | Perlengkapan JahitUtang Usaha (Pembelian perlengkapan secara kredit ke Toko Jaya) | Rp 200.000- | -Rp 200.000 | ||
| Dibayar cicilan ke BPD JABAR Rp 230.000,- termasuk bunga pinjaman Rp 30.000,- |
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 230.000,- (Kredit)
Beban Bunga bertambah Rp 30.000,- (Debet)
Utang perusahaan ke Bank berkurang Rp 200.000,- (Debet)
Jurnal :
| Tanggal | Nama Akun dan Keterangan | Ref | Debet | Kredit | |
| Mei | 31 | Utang BankBeban Bunga Kas (Pembayaran cicilan ke BPD ditambah bunganya) | Rp 200.000Rp 30.000 - | – Rp 230.000 | |
“ALI TAILOR”
JURNAL UMUM
Bulan Mei 2006
Halaman : 01
| Tanggal | Nama Akun | Ref | Debet | Kredit | ||
| Mei | 1 | KasModal Tn. Ali (Setoran modal awal Tn. Ali) | Rp 4.000.000- | -Rp4.000.000 | ||
| 2 | Sewa Dibayar DimukaKas (Pembayaran sewa ruko) | Rp 1.200.000- | -Rp 1.200.000 | |||
| 4 | Perlengkapan JahitKas (Pembelian tunai perlengkapan dari Toko Jaya) | Rp 800.000- | -Rp 800.000 | |||
| 10 | KasPendapatan jahit (Pendapatan jahit tunai) | Rp 300.000- | -Rp 300.000 | |||
| 12 | Peralatan JahitKas Utang Usaha (Pembelian peralatan sebagian tunai ke Toko Sekawan) | Rp 1.500.000- - | -Rp 500.000 Rp 1.000.000 | |||
| 18 | Piutang UsahaPendapatan jahit (Pendapatan jahit dalam tagihan ke Tn. Ahmad) | Rp 1.700.000- | -Rp 1.700.000 | |||
| 19 | Utang UsahaKas (Pembayaran Utang ke Toko Sekawan) | Rp 800.000- | -Rp 800.000 | |||
| 20 | Beban GajiKas (Pembayaran gaji pegawai) | Rp 200.000- | -Rp 200.000 | |||
| 21 | KasBeban Administrasi Utang Bank (Penerimaan pinjaman dari Bank dipotong bunga) | Rp 1.750.000Rp 250.000 - | – Rp 2.000.000 | |||
| 22 | PriveKas (Prive Tn. Ali) | Rp 400.000- | -Rp 400.000 | |||
| 25 | KasPiutang Usaha (Penerimaan pembayaran tagihan jahitan Tn Ahmad) | Rp 1.400.000- | -Rp 1.400.000 | |||
| 30 | Perlengkapan JahitUtang Usaha (Pembelian perlengkapan secara kredit ke Toko Jaya) | Rp 200.000- | -Rp 200.000 | |||
| 31 | Utang BankBeban Bunga Kas (Pembayaran cicilan ke BPD ditambah bunganya) | Rp 200.000Rp 30.000 - | – Rp 230.000 | |||
Wednesday, June 8, 2011
Reset Nokia 3230 dan N70
Saya mau berbagi sedikit pengalaman tentang menggunakan HP kategori smart phone, beberapa bulan yang lalu HP nokia 3230 saya dan nokia N70 yang dipakai adik saya mengalami perlambatan dalam sistemnya, sehingga untuk membuka aplikasi terasa sangat lambat. Secara jelas saya kurang begitu paham apa penyebabnya, sehingga yang terbesit dalam benak saya adalah format ulang kesetingan awal, seperti saat baru pertama kali membeli. Sebelumnya saya sudah memeriksa kapasitas memori telepon dan memori external, karena sangat memungkinkan kalau lambat nya sistem pada HP disebabkan karena penuhnya memori telpon maupun memori ex-ternal HP, tapi ternyata tidak ada masalah mengenai hal-hal tersebut. Sehingga saya memutuskan untuk tetap melakukan reset untuk mengembalikan ke setingan awal.
Adapun cara yang harus dilakukan untuk mengembalikan setingan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Kode ini saya gunakan untuk HP merk Nokia 3230 dan N70.
2. Lakukan Back Up data-data yang ada di memori telepon,karena untuk mengembalikan kesetingan awal akan mengakibatkan semua data di memori telepon akan terhapus.
3. Ketik *#7780#
4. Muncul konfirmasi apakah proses akan dilajutkan, ketik “yes”/”ya”
5. Muncul konfirmasi untuk memasukan 5 digit kode HP, bila sebelumnya belum pernah anda setting maka cukup ketik “12345″
6. Beberapa saat maka HP Nokia anda akan melakukan reset dan mengembalikan ke settingan saat anda pertama kali menggunakannya.
Adapun cara yang harus dilakukan untuk mengembalikan setingan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Kode ini saya gunakan untuk HP merk Nokia 3230 dan N70.
2. Lakukan Back Up data-data yang ada di memori telepon,karena untuk mengembalikan kesetingan awal akan mengakibatkan semua data di memori telepon akan terhapus.
3. Ketik *#7780#
4. Muncul konfirmasi apakah proses akan dilajutkan, ketik “yes”/”ya”
5. Muncul konfirmasi untuk memasukan 5 digit kode HP, bila sebelumnya belum pernah anda setting maka cukup ketik “12345″
6. Beberapa saat maka HP Nokia anda akan melakukan reset dan mengembalikan ke settingan saat anda pertama kali menggunakannya.
Beberapa kode pada HP yang dapat difungsikan sesuai kebutuhannya, informasi ini saya dapat kan di http://syaifudinzuhri.com/tips-handphone/kode-rahasia-handphone-yang-wajib-diketahui.html.
Kode akses Nokia
*#30# : Menampilkan ‘private number’ yang menghubungi anda.
*#73# : Mereset timer ponsel dan skor game (pada beberapa ponsel).
*#7780# : Mengembalikan ke setting pabrik (factory setting).
*#2820# : Alamat IP perangkat Bluetooth (untuk ponsel yang mempunyai Bluetooth).
xx# : Akses cepat ke nama/nomer telepon di phone book ponsel, misalnya 20#.
Tombol off : Menekan dengan singkat, untuk berpindah antar profile.
*3370# : Mengaktifkan EFR(Enhanced Full Rate) Codec (tidak berlaku di ponsel Symbian).
#3370# : Menonaktifkan EFR Codec.
*#4270# : Mengaktifkan Half Rate Codec.
*#4270# : Menonaktifkan Half Rate Codec.
*#0000# : Menampilkan versi software ponsel.
*#9999# : Kode alternatif jika *#0000# tidak bekerja.
*#06# : Melihat nomor IMEI (Internasional Mobile Equipment Identity).
*#21# : Mengecek nomor pengalihan “All Call” yang digunakan.
*#2640# : Menampilkan kode keamanan ponsel yang digunakan.
*#43# : Mengecek status “Call Waiting”.
*#61# : Untuk mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika tak anda jawab.
*#62# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika ponsel anda di luar jangkauan.
*#67# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika ponsel anda sedang sibuk.
**21*number# : Menghidupkan pengalihan “All Call” pada nomor yang diisi.
**61*number# : Menghidupkan pengalihan “No Reply” pada nomor yang diisi.
**67*number# : Menghidupkan pengalihan “On Bussy” pada nomor yang diisi.
*#67705646# : Mengganti logo operator logo pada Nokia 3310 dan 3330.
*#746025625# : Menampilkan status SIM Clock.
*#7760# : Menampilkan kode pabrikan (sebagian besar ponsel tipe lama).
*#92702689# : Memunculkan : 1. Serial Number, 2. Date Made, 3. Purchase Date, 4. Date of last repair, 5.Transfer user data. Keluar dari mode ini harus merestart ponsel ( pada beberapa ponsel ).
*#30# : Menampilkan ‘private number’ yang menghubungi anda.
*#73# : Mereset timer ponsel dan skor game (pada beberapa ponsel).
*#7780# : Mengembalikan ke setting pabrik (factory setting).
*#2820# : Alamat IP perangkat Bluetooth (untuk ponsel yang mempunyai Bluetooth).
xx# : Akses cepat ke nama/nomer telepon di phone book ponsel, misalnya 20#.
Tombol off : Menekan dengan singkat, untuk berpindah antar profile.
*3370# : Mengaktifkan EFR(Enhanced Full Rate) Codec (tidak berlaku di ponsel Symbian).
#3370# : Menonaktifkan EFR Codec.
*#4270# : Mengaktifkan Half Rate Codec.
*#4270# : Menonaktifkan Half Rate Codec.
*#0000# : Menampilkan versi software ponsel.
*#9999# : Kode alternatif jika *#0000# tidak bekerja.
*#06# : Melihat nomor IMEI (Internasional Mobile Equipment Identity).
*#21# : Mengecek nomor pengalihan “All Call” yang digunakan.
*#2640# : Menampilkan kode keamanan ponsel yang digunakan.
*#43# : Mengecek status “Call Waiting”.
*#61# : Untuk mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika tak anda jawab.
*#62# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika ponsel anda di luar jangkauan.
*#67# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika ponsel anda sedang sibuk.
**21*number# : Menghidupkan pengalihan “All Call” pada nomor yang diisi.
**61*number# : Menghidupkan pengalihan “No Reply” pada nomor yang diisi.
**67*number# : Menghidupkan pengalihan “On Bussy” pada nomor yang diisi.
*#67705646# : Mengganti logo operator logo pada Nokia 3310 dan 3330.
*#746025625# : Menampilkan status SIM Clock.
*#7760# : Menampilkan kode pabrikan (sebagian besar ponsel tipe lama).
*#92702689# : Memunculkan : 1. Serial Number, 2. Date Made, 3. Purchase Date, 4. Date of last repair, 5.Transfer user data. Keluar dari mode ini harus merestart ponsel ( pada beberapa ponsel ).
Kode akses Sony Ericsson :
*#06# : Melihat nomor IMEI (Internasional Mobile Equipment Identity).
*#0000# : Mereset bahasa kembali ke English.
> * < < * ” untuk melihat semua teks yang terdapat pada ponsel.
< * * < : Mengunci SIM Card.
*#06# : Melihat nomor IMEI (Internasional Mobile Equipment Identity).
*#0000# : Mereset bahasa kembali ke English.
> * < < * ” untuk melihat semua teks yang terdapat pada ponsel.
< * * < : Mengunci SIM Card.
Sortcuts :
1. Menyimpan nomor “Missed Call” di direktori ponsel.
Cari menu “Missed Call”, tekan “Yes” untuk menampilkan nomor yang dituju. Tekan nomor apa saja ( 0 sampai 9 ), kemudian tekan “clear” sekali untuk memblok nomor tersebut, kemudian tekan dan tahan “ ‘ 2 kali untuk memilih “Hide Id?” dan tekan ‘Yes’.
1. Menyimpan nomor “Missed Call” di direktori ponsel.
Cari menu “Missed Call”, tekan “Yes” untuk menampilkan nomor yang dituju. Tekan nomor apa saja ( 0 sampai 9 ), kemudian tekan “clear” sekali untuk memblok nomor tersebut, kemudian tekan dan tahan “ ‘ 2 kali untuk memilih “Hide Id?” dan tekan ‘Yes’.
3. Mengecek level batere ketika ponsel mati (off ).
Tekan ‘No’ secara cepat 1 x dan tunggu hingga tampilan baterai terlihat.
Tekan ‘No’ secara cepat 1 x dan tunggu hingga tampilan baterai terlihat.
4. Menyimpan nomor di memori ponsel (bukan SIM Card).
Ikuti prosedur normal untuk menyimpan nomor. Ketika tampilan untuk menyimpan terlihat tekan ‘#’ sekali dan lokasi yang diinginkan, atau tekan ‘#’ 2 kali untuk melihat posisi lanjutan.
Ikuti prosedur normal untuk menyimpan nomor. Ketika tampilan untuk menyimpan terlihat tekan ‘#’ sekali dan lokasi yang diinginkan, atau tekan ‘#’ 2 kali untuk melihat posisi lanjutan.
5. Menghubungi nomor dari pesan SMS.
Mengarahkan kursor pada nomor yang tertulis, kemudian tekan “Yes”.
Mengarahkan kursor pada nomor yang tertulis, kemudian tekan “Yes”.
Shortcut Penampilan Gambar :
(Berlaku di sebagian besar ponsel Symbian).
Ketika melihat image atau gambar di galeri, tekan :
1 : untuk memutar gambar ke kiri.
2 : untuk memutar gambar ke kanan.
5 atau 7 : untuk memperbesar (zoom) gambar.
* : untuk tampilan fullscreen atau non fullscreen.
Catatan : perintah angka di atas bisa berbeda di setiap ponsel.
(Berlaku di sebagian besar ponsel Symbian).
Ketika melihat image atau gambar di galeri, tekan :
1 : untuk memutar gambar ke kiri.
2 : untuk memutar gambar ke kanan.
5 atau 7 : untuk memperbesar (zoom) gambar.
* : untuk tampilan fullscreen atau non fullscreen.
Catatan : perintah angka di atas bisa berbeda di setiap ponsel.
Hard Reset :
Peringatan !!! Semua data ponsel akan hilang.
Dalam keadaan ponsel mati (off), tekan secara bersamaan tombol telepon (bicara), angka 3, dan tombol * (bintang). Kemudian dalam keadaan menekan ketiga tombol tersebut, tekan tombol On. Trik ini berlaku di sebagian besar ponsel Nokia.
Peringatan !!! Semua data ponsel akan hilang.
Dalam keadaan ponsel mati (off), tekan secara bersamaan tombol telepon (bicara), angka 3, dan tombol * (bintang). Kemudian dalam keadaan menekan ketiga tombol tersebut, tekan tombol On. Trik ini berlaku di sebagian besar ponsel Nokia.
Update Tambahan Nokia GSM
Nokia 21xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#3283# Minggu Produksi/Bulan & Tahun
*#9999# Versi Software
Nokia 21xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#3283# Minggu Produksi/Bulan & Tahun
*#9999# Versi Software
Nokia 32xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu Layanan
*#746025625# Sim Clock Stop
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
*4720# HR aktif, suara tidak lebih jernih, baterai tahan lama.
#4720# HR OFF.
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu Layanan
*#746025625# Sim Clock Stop
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
*4720# HR aktif, suara tidak lebih jernih, baterai tahan lama.
#4720# HR OFF.
Nokia 51xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
*4720# HR aktif, suara tidak lebih jernih, baterai tahan lama.
#4720# HR OFF.
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
*4720# HR aktif, suara tidak lebih jernih, baterai tahan lama.
#4720# HR OFF.
Nokia 61xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
Nokia 81xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#8110# Versi Software, tanggal produksi & nomor model
*#92702689# Menu layanan
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#8110# Versi Software, tanggal produksi & nomor model
*#92702689# Menu layanan
Nokia 88xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu Layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu Layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
Nokia 90xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#6823711
58412125# Versi Software
*#3283# Tanggal Produksi
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#6823711
58412125# Versi Software
*#3283# Tanggal Produksi
Subscribe to:
Posts (Atom)
DINAMIKA, INTEGRASI, DAN HUBUNGAN EKONOMI ISLAM DALAM SISTEM PEREKONOMIAN NASIONAL INDONESIA
DINAMIKA, INTEGRASI, DAN HUBUNGAN EKONOMI ISLAM DALAM SISTEM PEREKONOMIAN NASIONAL INDONESIA KATA PENGANTAR Puji syukur kehadi...





