Tuesday, July 17, 2012

Monday, September 26, 2011

JURNAL UMUM

LATIHAN
Siklus Akuntansi Jasa
JURNAL UMUM
oleh: Maslukhin

A. JURNAL (Journal) adalah catatan akuntansi permanen yang pertama (book of original entry), yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan perusahaan secara kronologis dengan menyebutkan akun yang di Debet maupun yang di Kredit.
Fungsi jurnal meliputi :
1. Fungsi historis, yaitu jurnal merupakan kegiatan mencatat semua transaksi keuangan secara kronologis atau berurutan sesuai dengan tanggal terjadinya.
2. Fungsi mencatat, yaitu jurnal merupakan pencatatan yang lengkap terperinci, artinya semua transaksi dengan sumbernya harus dicatat tanpa ada yang ketinggalan.
3. Fungsi analisis, yaitu jurnal menganalisis transaksi untuk menentukan akun yang harus di Debet maaupun yang di Kredit.
4. Fungsi instruktif, yaitu jurnal merupakan perintah memposting dalam buku besar baik yang di Debet maupun yang di Kredit sesuai hasil analisis dalam jurnal.
5. Fungsi informatif, yaitu jurnal memberikan keterangan kegiatan perusahaan secara jelas.
Secara umum jurnal terdiri dari jurnal umum dan jurnal khusus. Pada semester ini kita akan membahas jurnal umum saja. Bentuk jurnal umum adalah :
Jurnal Umum
Halaman : (1)
Tanggal No Bukti Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
(2) (3) (4) (5) (6) (7)
Keterangan :
(1) Diisi dengan nomor halaman jurnal secara berurutan.
(2) Diisi dengan tanggal terjadinya transaksi secara berurutan dengan kronologis terjadinya transaksi.
(3) Diisi nomor surat bukti transaksi.
(4) Diisi dengan nama akun yang di debet ditulis terlebih dahulu, baris bawahnya ditulis akun yang di kredit dan ditulis menjorok ke sebelah kanan. Selanjutnya baris bawahnya ditulis penjelasan ringkas transaksi yang bersangkutan.
(5) Diisi nomor kode akun, tetapi ingat nomor kode akun ini diisi hanya jika akan diposting ke buku besar.
(6) Dan (7) diisi dengan jumlah rupiah dari akun yang di debet maupun yang di kredit.
Sebelum bukti transaksi keuangan dicatat dalam jurnal, terlebih dahulu dilakukan analisis untuk menentukan pengaruhnya terhadap akun-akun di perusahaan. Pola pencatatan transaksi dalam jurnal diatur dalam sebuah mekanisme Debet dan Kredit. Pengertian Debet dalam Akuntansi menunjukan sisi sebelah kiri dan Kredit menunjukan sebelah kanan. Mekanisme Debet dan Kredit terlihat dalam tabel sebagai berikut :
Mekanisme Debet dan Kredit


No Jenis Akun Keterangan
Bertambah Berkurang
1 HARTA DEBET KREDIT Harta jika bertambah dicatat di Debet Harta jika berkurang dicatat di Kredit
2 UTANG KREDIT DEBET Utang jika bertambah dicatat di Kredit Utang jika berkurang dicatat di Debet
3 MODAL KREDIT DEBET Modal jika bertambah dicatat di Kredit Modal jika berkurang dicatat di Debet
4 PENDAPATAN KREDIT DEBET Pendapatan jika bertambah dicatat di Kredit Pendapatan jika berkurang dicatat di Debet
5 BEBAN DEBET KREDIT Beban jika bertambah dicatat di Debet Beban jika berkurang dicatat di Kredit
Berikut ini contoh pencatatan dalam jurnal umum untuk transaksi yang terjadi selama bulan Mei tahun 2006 di perusahaan ALI TAILOR
Transaksi 1 : 1 MEI
Tn. Ali menyetor uang pribadi ke dalam perusahaan “ALI TAILOR” sebagai modal awal usaha jahit sebesar Rp 4.000.000,-

Analisis transaksi :
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 4.000.000,- (Debet)
􀂃 Modal Tn. Ali Bertambah Rp 4.000.000,- (Kredit)
Jurnal :
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 1 KasModal Tn. Ali (Setoran modal awal Tn. Ali) Rp4.000.000- -Rp4.000.000






Transaksi 2 : 2 MEI
Disewa sebuah ruko untuk usaha jahit dengan membayar Rp 1.200.000,- untuk 6 bulan.

Disewa sebuah ruko untuk usaha jahit dengan membayar Rp 1.200.000,- untuk 6 bulan.
Analisis transaksi :
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Sewa Dibayar Dimuka bertambah Rp 1.200.000,- (Debet)
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 1.200.000,- (Kredit)
Jurnal :
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 2 Sewa Dibayar DimukaKas (Pembayaran sewa ruko) Rp 1.200.000- -Rp 1.200.000






Transaksi 3 : 4 MEI
Dibeli tunai perlengkapan jahit dari Toko Jaya dengan harga Rp 800.000,-


Analisis transaksi :
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Perlengkapan Jahit bertambah Rp 800.000,- (Debet)
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 800.000,- (Kredit)
Jurnal :
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 4 Perlengkapan JahitKas (Pembelian tunai perlengkapan dari Toko Jaya) Rp 800.000- -Rp 800.000






Transaksi 4 : 10 MEI
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 10 KasPerlengkapan Jahit (Pembelian tunai perlengkapan dari Toko Jaya) Rp 300.000- -Rp 300.000
Telah diselesaikan jahitan pakaian langganan seharga Rp 300.000 dan langsung diterima pembayarannya.Analisis transaksi : 􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 300.000,- (Debet)
􀂃 Pendapatan perusahaan bertambah Rp 300.000,- (Kredit)


Telah diselesaikan jahitan pakaian langganan seharga Rp 300.000 dan langsung diterima pembayarannya.










Transaksi 5 :
Mei
12
Dibeli peralatan jahit dari Toko Sekawan seharga Rp 1.500.000,- baru dibayar Rp500.000,-
Analisis transaksi :
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Peralatan Jahit bertambah Rp 1.500.000,- (Debet)
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 500.000,- (Kredit)
􀂃 Utang perusahaan (ke Toko Sekawan) bertambah Rp 1.000.000,- (Kredit)
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 12 Peralatan JahitKas Utang Usaha
(pembelian peraltan sebagian tunai ke Toko Sekawan)
Rp 1.500.000- - -Rp 500.000 Rp 1.000.000






Transaksi 6: MEI 18
Telah diselesaikan jahitan pakaian Tn. Ahmad seharga Rp 1.700.000 sudah dikirimkan tagihannya.
Analisis transaksi :
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Piutang Usaha bertambah Rp 1.700.000,- (Debet)
􀂃 Pendapatan perusahaan bertambah Rp 1.700.000,- (Kredit)
Jurnal :
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 18 Piutang UsahaPendapatan jahit (Pendapatan jahit dalam tagihan ke Tn. Ahmad) Rp 1.700.000- -Rp 1.700.000






TRANSAKSI 7: MEI 12
Dibayar ke Toko Sekawan Rp 800.000,- atas pembelian peralatan jahit tanggal 12 Mei.
Analisis transaksi :
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 800.000,- (Kredit)
􀂃 Utang perusahaan (ke Toko Sekawan) berkurang Rp 800.000,- (Debet)
Jurnal :
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 19 Utang UsahaKas (Pembayaran Utang ke Toko Sekawan) Rp 800.000- -Rp 800.000






TRANSAKSI 8:MEI 20
Dibayar gaji pegawai untuk 2 minggu kerja Rp 200.000,-
Analisis transaksi :
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 200.000,- (Kredit)
􀂃 Beban Gaji bertambah Rp 200.000,- (Debet)
Jurnal :
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 20 Beban GajiKas (Pembayaran gaji pegawai) Rp 200.000- -Rp 200.000






TRANSAKSI 9: MEI 21
Diterima pinjaman dari BPD JABAR Rp 2.000.000,- dikenakan biaya administrasi Rp250.000.
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 21 KasBeban Administrasi Utang Bank
(Penerimaan pinjaman dari Bank dipotong bunga)
Rp 1.750.000Rp 250.000 - – Rp 2.000.000






TRANSAKSI 10:MEI 22
Tn. Ali mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadi Rp 400.000,-
Analisis transaksi :
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 400.000,- (Kredit)
􀂃 Pengambilan pemilik (Prive) bertambah Rp 400.000,- (Debet)
Jurnal :
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 22 PriveKas (Prive Tn. Ali) Rp 400.000- -Rp 400.000






TRANSAKSI 11: MEI 23
Diterima pembayaran dari Tn. Ahmad Rp 1.400.000,- atas penyelesaian jahitan tanggal 18 Mei.
Analisis transaksi :
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 1.400.000,- (Debet)
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Piutang (ke Tn. Ahmad) berkurang Rp 1.400.000,- (Kredit)
Jurnal :
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 25 KasPiutang Usaha (Penerimaan pembayaran tagihan jahitan Tn Ahmad) Rp1.400.000- -Rp1.400.000






TRANSAKSI 12 :MEI 30
Dibeli secara kredit perlengkapan jahit dari Toko Jaya dengan harga Rp 200.000,-
Analisis transaksi :
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Perlengkapan bertambah Rp 200.000,- (Debet)
􀂃 Utang perusahaan (ke Toko Jaya) bertambah Rp 200.000,- (Kredit)
Jurnal :
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 30 Perlengkapan JahitUtang Usaha (Pembelian perlengkapan secara kredit ke Toko Jaya) Rp 200.000- -Rp 200.000







TRANSAKSI 13: MEI 31
Dibayar cicilan ke BPD JABAR Rp 230.000,- termasuk bunga pinjaman Rp 30.000,-
Analisis transaksi :
􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 230.000,- (Kredit)
􀂃 Beban Bunga bertambah Rp 30.000,- (Debet)
􀂃 Utang perusahaan ke Bank berkurang Rp 200.000,- (Debet)
Jurnal :
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 31 Utang BankBeban Bunga Kas
(Pembayaran cicilan ke BPD ditambah bunganya)
Rp 200.000Rp 30.000 - – Rp 230.000






MAKA JURNAL SECARA UTUH TANGGAL 31 DESEMBER:
“ALI TAILOR”
JURNAL UMUM
Bulan Mei 2006
Halaman : 01
Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Mei 1 KasModal Tn. Ali (Setoran modal awal Tn. Ali) Rp 4.000.000- -Rp4.000.000
2 Sewa Dibayar DimukaKas (Pembayaran sewa ruko) Rp 1.200.000- -Rp 1.200.000
4 Perlengkapan JahitKas (Pembelian tunai perlengkapan dari Toko Jaya) Rp 800.000- -Rp 800.000
10 KasPendapatan jahit (Pendapatan jahit tunai) Rp 300.000- -Rp 300.000
12 Peralatan JahitKas Utang Usaha
(Pembelian peralatan sebagian tunai ke Toko Sekawan)
Rp 1.500.000- - -Rp 500.000 Rp 1.000.000
18 Piutang UsahaPendapatan jahit (Pendapatan jahit dalam tagihan ke Tn. Ahmad) Rp 1.700.000- -Rp 1.700.000
19 Utang UsahaKas (Pembayaran Utang ke Toko Sekawan) Rp 800.000- -Rp 800.000
20 Beban GajiKas (Pembayaran gaji pegawai) Rp 200.000- -Rp 200.000
21 KasBeban Administrasi Utang Bank
(Penerimaan pinjaman dari Bank dipotong bunga)
Rp 1.750.000Rp 250.000 - – Rp 2.000.000
22 PriveKas (Prive Tn. Ali) Rp 400.000- -Rp 400.000
25 KasPiutang Usaha (Penerimaan pembayaran tagihan jahitan Tn Ahmad) Rp 1.400.000- -Rp 1.400.000
30 Perlengkapan JahitUtang Usaha (Pembelian perlengkapan secara kredit ke Toko Jaya) Rp 200.000- -Rp 200.000
31 Utang BankBeban Bunga Kas
(Pembayaran cicilan ke BPD ditambah bunganya)
Rp 200.000Rp 30.000 - – Rp 230.000

Wednesday, June 8, 2011

Reset Nokia 3230 dan N70


Saya mau berbagi sedikit pengalaman tentang menggunakan HP kategori smart phone, beberapa bulan yang lalu HP nokia 3230 saya dan nokia N70 yang dipakai adik saya mengalami perlambatan dalam sistemnya, sehingga untuk membuka aplikasi terasa sangat lambat. Secara jelas saya kurang begitu paham apa penyebabnya, sehingga yang terbesit dalam benak saya adalah format ulang kesetingan awal, seperti saat baru pertama kali membeli. Sebelumnya saya sudah memeriksa kapasitas memori telepon dan memori external, karena sangat memungkinkan kalau lambat nya sistem pada HP disebabkan karena penuhnya memori telpon maupun memori ex-ternal HP, tapi ternyata tidak ada masalah mengenai hal-hal tersebut. Sehingga saya memutuskan untuk tetap melakukan reset untuk mengembalikan ke setingan awal.
Adapun cara yang harus dilakukan untuk mengembalikan setingan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Kode ini saya gunakan untuk HP merk Nokia 3230 dan N70.
2. Lakukan Back Up data-data yang ada di memori telepon,karena untuk mengembalikan kesetingan awal akan mengakibatkan semua data di memori telepon akan terhapus.
3. Ketik *#7780#
4. Muncul konfirmasi apakah proses akan dilajutkan, ketik “yes”/”ya”
5. Muncul konfirmasi untuk memasukan 5 digit kode HP, bila sebelumnya belum pernah anda setting maka cukup ketik “12345″
6. Beberapa saat maka HP Nokia anda akan melakukan reset dan mengembalikan ke settingan saat anda pertama kali menggunakannya.
Beberapa kode pada HP yang dapat difungsikan sesuai kebutuhannya, informasi ini saya dapat kan di http://syaifudinzuhri.com/tips-handphone/kode-rahasia-handphone-yang-wajib-diketahui.html.
Kode akses Nokia
*#30# : Menampilkan ‘private number’ yang menghubungi anda.
*#73# : Mereset timer ponsel dan skor game (pada beberapa ponsel).
*#7780# : Mengembalikan ke setting pabrik (factory setting).
*#2820# : Alamat IP perangkat Bluetooth (untuk ponsel yang mempunyai Bluetooth).
xx# : Akses cepat ke nama/nomer telepon di phone book ponsel, misalnya 20#.
Tombol off : Menekan dengan singkat, untuk berpindah antar profile.
*3370# : Mengaktifkan EFR(Enhanced Full Rate) Codec (tidak berlaku di ponsel Symbian).
#3370# : Menonaktifkan EFR Codec.
*#4270# : Mengaktifkan Half Rate Codec.
*#4270# : Menonaktifkan Half Rate Codec.
*#0000# : Menampilkan versi software ponsel.
*#9999# : Kode alternatif jika *#0000# tidak bekerja.
*#06# : Melihat nomor IMEI (Internasional Mobile Equipment Identity).
*#21# : Mengecek nomor pengalihan “All Call” yang digunakan.
*#2640# : Menampilkan kode keamanan ponsel yang digunakan.
*#43# : Mengecek status “Call Waiting”.
*#61# : Untuk mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika tak anda jawab.
*#62# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika ponsel anda di luar jangkauan.
*#67# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika ponsel anda sedang sibuk.
**21*number# : Menghidupkan pengalihan “All Call” pada nomor yang diisi.
**61*number# : Menghidupkan pengalihan “No Reply” pada nomor yang diisi.
**67*number# : Menghidupkan pengalihan “On Bussy” pada nomor yang diisi.
*#67705646# : Mengganti logo operator logo pada Nokia 3310 dan 3330.
*#746025625# : Menampilkan status SIM Clock.
*#7760# : Menampilkan kode pabrikan (sebagian besar ponsel tipe lama).
*#92702689# : Memunculkan : 1. Serial Number, 2. Date Made, 3. Purchase Date, 4. Date of last repair, 5.Transfer user data. Keluar dari mode ini harus merestart ponsel ( pada beberapa ponsel ).
Kode akses Sony Ericsson :
*#06# : Melihat nomor IMEI (Internasional Mobile Equipment Identity).
*#0000# : Mereset bahasa kembali ke English.
> * < < * ” untuk melihat semua teks yang terdapat pada ponsel.
< * * < : Mengunci SIM Card.
Sortcuts :
1. Menyimpan nomor “Missed Call” di direktori ponsel.
Cari menu “Missed Call”, tekan “Yes” untuk menampilkan nomor yang dituju. Tekan nomor apa saja ( 0 sampai 9 ), kemudian tekan “clear” sekali untuk memblok nomor tersebut, kemudian tekan dan tahan “ ‘ 2 kali untuk memilih “Hide Id?” dan tekan ‘Yes’.
3. Mengecek level batere ketika ponsel mati (off ).
Tekan ‘No’ secara cepat 1 x dan tunggu hingga tampilan baterai terlihat.
4. Menyimpan nomor di memori ponsel (bukan SIM Card).
Ikuti prosedur normal untuk menyimpan nomor. Ketika tampilan untuk menyimpan terlihat tekan ‘#’ sekali dan lokasi yang diinginkan, atau tekan ‘#’ 2 kali untuk melihat posisi lanjutan.
5. Menghubungi nomor dari pesan SMS.
Mengarahkan kursor pada nomor yang tertulis, kemudian tekan “Yes”.
Shortcut Penampilan Gambar :
(Berlaku di sebagian besar ponsel Symbian).
Ketika melihat image atau gambar di galeri, tekan :
1 : untuk memutar gambar ke kiri.
2 : untuk memutar gambar ke kanan.
5 atau 7 : untuk memperbesar (zoom) gambar.
* : untuk tampilan fullscreen atau non fullscreen.
Catatan : perintah angka di atas bisa berbeda di setiap ponsel.
Hard Reset :
Peringatan !!! Semua data ponsel akan hilang.
Dalam keadaan ponsel mati (off), tekan secara bersamaan tombol telepon (bicara), angka 3, dan tombol * (bintang). Kemudian dalam keadaan menekan ketiga tombol tersebut, tekan tombol On. Trik ini berlaku di sebagian besar ponsel Nokia.
Update Tambahan Nokia GSM
Nokia 21xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#3283# Minggu Produksi/Bulan & Tahun
*#9999# Versi Software
Nokia 32xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu Layanan
*#746025625# Sim Clock Stop
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
*4720# HR aktif, suara tidak lebih jernih, baterai tahan lama.
#4720# HR OFF.
Nokia 51xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
*4720# HR aktif, suara tidak lebih jernih, baterai tahan lama.
#4720# HR OFF.
Nokia 61xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
Nokia 81xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#8110# Versi Software, tanggal produksi & nomor model
*#92702689# Menu layanan
Nokia 88xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu Layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
Nokia 90xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#6823711
58412125# Versi Software
*#3283# Tanggal Produksi

sketsa gambar ku





Friday, May 20, 2011

proposal bantuan dana lengkap

III. PROFIL KELOMPOK
Kelompok Peternak Tani Maju" adalah merupakan wadah perkumpulan para peternak domba yang keanggotanya dibentuk dari, oleh dan untuk masyarakat Desa Tanjungharja baik generasi mudanya maupun generasi dewasa, sehingga kami bersemangat sekali untuk membesarkan. kelompok dengan harapan dapat meningkatkan. kesejahteraan para anggotanya.
1. Tanggal Pendiri an
"Kelompok Peternak Tani Maju" dibentuk dari, oleh dan untuk masyarakat Tanjungharja dan didirikan pada tanggal 19 Pebruari 2010 bertempat di Desa Tanjungharja Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Provinsi Jawa Tengah.
2. Keanggotaan
Keanggotaan Kelompok Tani Karya Makmur sekarang mencapai 19 orang yang terdiri dari para petani yang berternak domba baik dari generasi muda maupun generasi. dewasa, sebagaimana terlampir.
3. Bidang Usaha
Bidang Usaha sementara ini masih di bidang pertanian, sedangkan usaha petemakan domba masih bersifat tradisional ( pengembang biakan dengan sistem kandang) sehingga untuk mendapatkan keuntungan dari usaha ternak tersebut tidak menentu, apalagi mereka hanya sebagai pemelihara saja bukan sebagai pemilik yang hanya mendapatkan upah bila beranak dengan mendapatkan sebagian dari anak kambing yang dilahirkan. Memperhatikan kebutuhan segmen pasar tersebut, kami hendak beralih usaha. Dari pengembangbiakan domba menjadi pembesaran domba, namun karena permodalannya masih kecil maka kami belum mampu untuk beralih ke sistem pembesaran domba.
4. Rencana Usaha
Melihat kordisi usaha para anggotanya yang demikian, maka kami merencanakan usaha pembesaran ternak domba untuk memenuhi kebutuhan daging kambing/ domba bagi warung sate kambing yang banyak tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tegal dan sekitariya, juga kebutuhan hewan korban pada. saat Hari Raya Idul Adha, juga kebutuhan akan pupuk organik/ kompos dari kotoran ternak banyak dibutuhkan oleh para petani sebagai pengganti pupuk pabrikan yang harganya cukcup mahal, sehingga dari hasil usaha dimaksud setiap tahunnya dapat meningkatkan penghasilan para anggotanya dan tingkat kesejahteraan anggota "Kelompok Petemak Tani Maju"semakin meningkat.
IV. RENCANA ANGGARAN
Sehubungan dengan rencana kegiatan ternak domba sistem pembesaran yang membutuhkan waktu pemeliharaan kurang dari 1 (satu) tahun dan prospeknya yang sangat menguntungkan bagi para peternak domba anggota "Kelompok Peternak Tani Maju" khususnya yang memiliki permodalan yang sangat lemah maka bersama ini kami mengajukan. proposal permohonan bantaan ternak domba sebanyak 250 ekor dengan rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagaimaana terlampir, dan domba tersebut akan dibagikan kepada seluruh anggota Kelompok Petemak Tani Maju yang sementara, ini baru berjumlah 19 orang sesuai dengan kapasitas kandang dan kemarnpuan untuk memeliharanya.

V. RENCANA AKSI
Sekiranya permohonan kami terkabul dengan senang hati kami akan bersungguh-sungguh untuk, mengembangkan temak domba bantuan dengan system bergulir bagi anggota kami yang ternyata ada yang belum mendapatkan domba bantuan, karena masih banyak warga masyarakat Desa Tanjungharja yang sebenarnya ingin. bergabung namun belum sempat. Adapun rencana aksi kami sebagai berikut
1. Domba bantuan akan dibagikan kepada anggota "Kelompok Petemak Tani Maju" sesuai dengan kapasitas kandang, dan kemampuan untuk memeliharanya ;
2. Melaksanakan perbaikan kandang agar pada saat domba bantuan datang sudah siap pakai;
3. Pertemuan Rutin tiap bulan akan dilaksanakan dengan diisi pembinaan baik dari Pemerintah Desa, PPL Kecamatan, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tegal maupun dari Instansi terkait.
4. Untuk mengisi kas kelompok yang akan digunakan untuk membiayai. setiap kegiatan kelompok, maka setiap anggota akan dikenakan iuran sebagaimana yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan akan dibukukan serta dilaporkan setiap pertemuan rutin kelompok dan Instansi terkait ;
5. Setiap anggota tidak boleh menjual domba bantuan tanpa sepengetahuan pengurus "Kelompok Petemak Tani Maju".
6. Bila dalam pertengahan mass pemeliharaan ada yang mati maka harus memberikan laporan kepada pengurus dan pengurus akan melaporkan kepada PPL Peternakan dan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kab. Tegal dengan surat keterangan kematian dan dilampiri foto domba yang meninggal;
7. Penjualan domba bentuan saat menjelang Hari Raya Idul Adha akan dikoordinir oleh pengurus dan setiap domba akan dikenakan iuran dana pengguliran sebesar Rp. 250.000,- untuk diberikan kepada anggota yang belum mendapatkan domba bantuan;
8. Bilamana ada anggota "Kelompok Peternak Tani Maju" tidak mematuhi tata tertib yang telah disepakati bersama akan dikenakan sanksi sesuai yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga "Kelompok Peternak Tani Maju".
VI. PERTIMBANGAN
1. Anggota Kelompok Peternak Tani Maju sudah terbiasa memelihara ternak domba walaupun bukan miliknya (sebagai pemelihara) namun tetap bersemangat dalam memelihara ternaknya, dengan harapan akan mendapatkan upah bila beranak.
2. Desa Tanjungharja memiliki banyak lahan yang ditumbuhi rumput dan tanaman perkebunan sebagai bahan pakan ternak kambing, juga banyak pengrajin tahu di sekitar wilayah Desa Tanjungharja yang limbah padatnya (ampas tahu) dapat dijadikan sebagai makanan tambahan ternak domba.
3. Dari ternak domba sistem pembesaran yang proses pemeliharaannya relatif singkat (kurang dari satu tahun), domba sudah dapat di jual sehingga hasilnya dapat segera dikembangkan/ digulirkan bagi anggota kelompok ternak yang belum mendapatkan;
4. Setiap anggota "Kelompok Peternak Tani Maju" memiliki kandang kambing/ domba siap diisi domba bantuan. antara 10 – 20 ekor.

VII. PENUTUP
Usaha Pembesaran ternak domba sangat prospektif sekali menginat Kabupalen Tegal banyak sekali usaha rumah makan/
warung sate kambiug yang tiap harinya bisa menghabiskan 1 (satu) sampai 2 (dua) ekor kambing tiap warung, dan kebutuhan hewan korban tiap tahunnya selalu meningkat, jugs. kebutuhan pupuk organik semakin dibutuhkar oleh petani sebagai penganti pupuk pabrikan. Mengingat permodalan para anggota “Kelompok Peternak Tani Maju” terbatas yang merupakan kendala bagi pengembangan usaha kami, maka bantuan ternak domba tersebut sangat bermanfaat sekali bagi kami dalam meningkatkan kesejahteraan para anggota kami.
Demikian permohonan ini kami sampaikan, besar harapan kami akan terkabulkan ermohonan bantuan ternak domba yang kami ajukan.
Atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan banyak terima kasih.


Tanjungharja, 7 Maret 2011
Ketua



MOHAMMAD MA'MUN
Sekertaris



BURHANUDIN

Mengetahui
Kepala Desa Tanjungharja


SLAMET. S
RENCANA ANGG ARAN BIAYA (RAB ) TERNAK DOMBA

NO
Jenis Barang
Jumlah
Kebutuhan
Harga
Satuan
Jumlah
1.
Domba anakan (bibit)
250 ekor
600.000,-
150.000.000,‑
2.
Pembelian Pakan
75.000 kg
600,-
37.500.000,-

Tambahan dari ampas tahu



3.
Perbaikan kandang
20 buah
1.000.000,-
20.000.000,‑
4.
Adminstrasi & Pelaporan


1.500.000,‑
5.
Obat-obatan

1.000.000,-
1.000.000,‑

Jumlah


210.000.000,-


Ketua



MOHAMMAD MA'UN
Bendahara



WASRAP

"KELOMPOK PETERNAK TANI MAJU"
DESA TANJUNGHARJA KECAMATAN KRAMAT
KABUPATEN TEGAL
Sekretariat : Desa Tanjungharja Rt. 04/ I Kec. Kramat Kab. Tegal

Pelindung : Kepala Desa Ta.njungharja
Pembina : Petugas Dinas UP Kec. Kramat
Ketua : MOHAMAD IVIWUN
S ckretaris : BURHANUDIN
Bendahara : WASRAP
Anggota : 16 orang.

1. SULTONI
2. ROWI
3. IKHSANUL ARIF
4. M. FAKHRUR AZIZ
5. MUTAMMAH
6. TEJUN
7. KARSIM
8. ABDUROKHIM
9. MUNTASIR
10. NUR KHASANAH
11. SU RIPTO
12. DINALI
13. ANWARI
14. FARIKHIN
15. ALFLALH
16. H. TOHIR


Ketua




MOHAMAD MA'MUN

Sekretaris




BURHANUDIN


Mengetahui

Petugas Dinas KPP Kec. Kramat




MOHAMAD KHOZIN

Kepala Desa Tanjungharja



SLAMET S



ni gan halaman awalnya klik disini

jangan lupa komennya .................... 

DINAMIKA, INTEGRASI, DAN HUBUNGAN EKONOMI ISLAM DALAM SISTEM PEREKONOMIAN NASIONAL INDONESIA

  DINAMIKA, INTEGRASI, DAN HUBUNGAN EKONOMI ISLAM DALAM SISTEM PEREKONOMIAN NASIONAL INDONESIA KATA PENGANTAR Puji syukur kehadi...