Wednesday, December 1, 2010

MUSEUM PURNA BHAKTI PERTIWI

HALAMAN PENGESAHAN




Karya tulis dengan judul Museum Purna Bhakti Pertiwi Sebagai Sarana untuk Wahana Rekreasi Edukatif telah disahkan oleh Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Belik pada
Hari :
Tangga :






Pemalang,
Kepala Sekolah




Wakhirim, S.Sy
NIP. 968140

Wali Kelas




Tuti Rohyatan


PERSEMBAHAN




Karya tulis ini kami persembahkan kepada :
  1. Ayah dan Ibu tercinta yang tak henti-hentinya memberikan doa dan semangat
  2. Teman-teman kelas saya khusunya XII IPS
  3. Adik-adik kelas kami kelas X dan XI
  4. Pembaca yang budiman


KATA PENGANTAR




Alhamdulillah Puji sykuru saya panjatkan jekadirat Allah SWT atas limpahan nikmat, dan karunia-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan karya tulis ini.
Pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan karya tulis ini, untuk itu dalam kesempatan inisaya ingin mengucapkan terima kasih kepada :
  1. Bapak Wakhirim S.Sy selaku kepala SMA Muhammadiyah Belik
  2. Ibu Tuti Rohyatan. SE selaku wali kelas XII IPS
  3. Bapak dan Ibu guru SMA Muhammadiyah Belik
  4. Karyawan dan karyawati SMA Muhammadiyah Belik
  5. Teman-teman kelas XII
  6. dan semua pihak tang tidak dapat kami sebut setu per satu.
Saya menyadari bahwa karya tulis ini masih jauh dari sempurna, untuk itu saya mengharap kritik dan saran yang bersifat membangun demi kebaikan dan kemajuan karya tulis di masa mendatang.


Pemalang, Desember 2010
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL i
IV.LAMAN PENGESAHAN ii
PERSEMBAHAN iii
KATA PENGANTAR iv
DAFTAR ISI v
BAB I PENDAHULUAN 1
  1. Maksud dan Tujuan 1
  2. Permasalahan 1
BAB II ISI 2
  1. Latar Belakang Berdirinya "Museum Puma Bhakti Pertiwi" 2
  2. Bangunan Museum Puma Bhakti Pertiwi 2
  1. Bangunan Utama 2
  2. Bangunan Penunjang 2
  3. Tata Ruang Luar 3
  1. Makna Filosofis Bangunan Museum Puma Bhakti Pertiwi 4
  2. Isi Museum Puma Bhakti Pertiwi 5
  1. Ruang Perjuangan 5
  2. Ruang Utama 7
  3. Ruang Khusus 10
  4. Ruang Asthabrata 11
  5. Perpustakaan 13
  6. Koleksi di tata ruang luar 13
BAB III PENUTUP 15
  1. Simpulan 15
  2. Saran-saran 15
DAFTAR PUSTAKA 16


BAB I
PENDAHULUAN
A. Maksud dan Tujuan
Maksud dan Tujuan Pelaksanaan Study tour ini adalah :
  1. Menjelaskan berbagai macam benda-benda yang terdapat di dalam " Museum Puma Bhakti Pertiwi"
  2. Menjelaskan manfaat yang diperoleh dari kunjungan ke "Museum Puma Bhakti Pertiwi"
  3. Menjelaskan bagaimana kriteria dan letak geografis gedung " Museum Puma Bhakti Pertiwi"
B. Permasalahan
Permasalahan dalam pelaksanaan study tour ini adalah
  1. Letak Museum Puma Bhakti yang kurang strategic
  2. Perawatan gedung kurang terawat
  3. Kurangnya sarana dan prasarana yang menunjang.
BAB II
ISI
  1. Latar Belakang berdirinya " Museum Purna Bhakti Pertiwi"
    Museum Purna Bhakti Pertiwi (MPBP) ada dibangun atas gagasan ibu Tien Soeharto yang diceLuskan pada akhir tahun 1984. MPBP menyimpan semua bentuk penghargaan tanda kehormatan serta cenderamata dari berbagai lapisan masyarakat, balk dari dalam maupun luar negeri. Gagasan tersebut kemudian dituangkan dalam, suatu konsep bangunan berbentuk tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur yang amat dalam atas rahmat dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa yang telah dilimpahkan kepada keluarga Soeharto selama ini.
    Dibangun pada tahun 1987 – 1992 dan diresmikan oleh Presiders Republik Indonesia Soeharto tanggal 23 Agustus 1993
  2. Bangunan Museum Purna Bhakti Pertiwi
    Museum Puma Bhakti Pertiwi dibangun diatas areal seluas 19,73 ha terdiri dari 3 (tiga) unit antara lain
    1. Bangunan Utama
      Terdiri atas sebuah kerucut besar yang dikelilingi oleh 9 buah kerucut kecil dan 4 buah kerucut sedang berfungsi sebagai ruang peraga
      Bangunan utama terdiri dari 5 ruang :
      1. Ruang perjuangan luas 1.065 m2 tinggi kerucut 21,75 m
      2. Ruang utama luas 17,750 m2 tinggi kerucut 45 m
      3. Ruang khusus luas 587 n12 tinggi kerucut 15 m
      4. Ruang astrabhata luas 1.065 m2 tinggi kerucut 21,75 m
      5. Ruang perpustakaan luas 587 m2 tinggi kerucut 15 m
      Tinggi kerucut pada plaza bangunan utama. adalah 26 m
    2. Bangunan Penunjang
      Terdiri atas gerbang penerima yang kini digunakan untuk pelayanan informasi, kantor pengelola mushola, shelter, kafetaria, loker, poliknik, posko satpam, area bermain anak, pool kendaraan, graha lukisan terdiri atas 6 lantai, 3 lantai (11,111,IV) untuk peragaan karya tulis balk dari dalam maupun luar negeri, karya pelukis-pelukis kenamaan / maetro antara. lain : Pablo Picasso, Afandi, dan Basuki Abdullah.
      3 Lantai berikutnva untuk disewakan :
      Lantai I dapat digunakan untuk pameran, acara pernikahan dan acara lainnya dengan fasilitas lobby, ruang tunggu, AC dll
      Lantai V untuk kantor / kegiatan administrasi dan ruang rapat dengan fasilitas antara lain meja kursi, pantry, lift
      Lantai VI untuk seminar dan pertemuan lainnya dengan fasilitas antara lain meja kursi mimbar.
    3. Tata Ruang luar
      Terdiri atas taman yang berfungsi sebagai sarana penghijauan, rekreasi dan pendiclikan. Di area ini selain kolam pemancingan terdapat pula sarana bermain sarana anak-anak, bulever, kolam beriak, payung dan air terjun buatan.
      1. Taman bunga Anugrek
        • Apple Blossom White
        • Mokara Dinah Shore
        • Mokarea Red
        • Aranthera James Storie
        • Arachis Maggie Oei
      2. Taman tanaman langka, antara lain :
        - Cemara norfolk - Kwihua - Sawo
        - Sempur - Rukem - Sawo duren
        - Kepel / Burahol - Oule - Anggur India
        - Ketupa - Durian Lai - Buni
        - Kawista - Jambu Mawar - Jambu Biji Brasil
        - Maja - Kesemek - Kapulasan
        - Mundu - Klengkeng - Kemang
        - Naga sari - Lobi-lobi - Gayam
        - Pohon Peluru - Matoa - Eboni
        - Sri Gading - Murbei Putih
        - Jambu Mede - Pohon laki-laki
      3. Taman buah-buahan, antara lain :
        - Belimbing wulan - Belimbing Philipma
        - Dirian petruk - Jeruk Bali
        - Kelapa kuning - Kedondong
        - Mangga Brazil - Mangga Indramayu
        - Sirsak - Jambu air susu
        - Durian Sunan - cermai
        - Rambutan - Delima
        - Asam - Jambu Biji
        - Sawo - Nangka
        - Salak Pondok - Sawo kecik Manggis
  3. Makna Filosofis Bangunan Museum Purna Bhakti Pertiwi
    Secara keseluruhan bangunan MPBP mencerminkan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dalam tradisi masyarakat Jawa biasanya diwujudkan dalam bentuk tumpeng atau nasi yang dibentuk seperti kerucut. Di Plaza bangunan utama terdapat 9 buah kerucut kecil yang mengililingi kerucut utama sebagai lambang kesernpurnaan / keselamatan. Bila dilihat dari udara, MPBP tampak bagai sekelompok tumpeng lengkap, yang jika diamati secara cermat akan didapati bentuk clan pola-pola unik yang mempunyai makna filofis antara lain :
    1. Bentuk kerucut/tumpeng, melambangkan rasa syukur
    2. Pola lingkar pada keseluruhan bangunan, menggambarkan harapan yang tak pernah putus/abadi, kelestarian dari kesinambungan clan keselamatan yang berfungsi sebagai ketahanan terhadap, kekuatan supranatural
    3. Cakra Mang-Ilingan yang terdapat disetiap pintu bangunan utama, melambangkan harapan yang tak pernah pupus dalam menggapai/meraih kesernpurnaan hidup.
    4. Pola "pohon hayat" melambangkan alam semesta (makro kosmos) yang memberikan kehidupan dan penghidupan kepada manusia dan makhluk lain (mikros Kosmos). Pola ini terdapat pada ruang tama clan ornamen-ornamen berupa sulur di seluruh dinding bangunan utama.
    5. Pola " Wijaya kusuma" pad strutuk langit-langit dan ornamen-ornamen yang menghiasi bangunan utama melambangkan keabadian
    6. Lidah api dan sirip kerawangan pada kerucut utama, melambangkan kesakitan dan kesucian. la mencerminkan sifat kedigdayaan sing adi kodrati yang bersumber pada kebenaran Berta kebaikan dalam menindas keangkaramurkaan


    1. Wama:
      1. Putih pada bangunan tumpeng melambangkan kemumian dan kej uj uran.
      2. Kuning pada sekeliling tumpeng melambangkan kemulian dan tanggung jawab
      3. Merah pada air mancur kembar melambangkan keberanian dalam membela kebenaran
      4. Hijau pada kcscluruhan bangunan melambangkan kedamaian
      5. Kuning gading : pada tumpeng melambangkan kegembiraan dan kebahagian
    2. Bentuk segi delapan pada dinding luar ruang utama melambangkan delapan unsur alam, Asthabrata.
    3. Tugu di kiri kanan bangunan utama setinggi 27,5 m melambangkan Jilin than atau suluh
    4. Air mancur dikiri kanan bangunan utama melambangkan bubur merah dan bubur putih.
  1. Isi Museum Purna Bhakti Pertiwi
    1. Ruang Peduangan
      Di ruang perjuangan yang terdiri dari dua lantai, terdapat benda­benda bukti sejarah perjuangan Soeharto dalam mengabdi kepada nusa dan bangsa.
      Ditengah-tengah ruangan terdapat sebatang kayu becik berasal dari Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timer, yang telah berumur kurang lebih 125 tahun dan diukir selama kurang lebih 18 bulan oleh para ahli ukir dibawah pimpinan Bapak Agung Bunakur Partawija dari Blora dengan criteria Ramayana dalam episode ini dikisahkan perjuangan Prabu Sri Rama Wijaya beserta pasukannya untuk menghancurkan kekuatan angkara murka Rahwana. Untuk itu Prabu Sri Rama Wijaya hares menghadapi tantangan yang besar, membangun jembatan yang melintasi Samudra yang memisahkan Maliawan dengan Alengka. Pekerjaan yang nampaknya mustahil tersebut akhimya dapat diselesaikan dengan tuntas kama dilandasi oleh semangat gotong royong yang tinggi, kemuan untuk bekerja keras dari ridho tuhan YME.
      Dilantai I terdapat 5 buah panil kayu jati berukir yang memaparkan perjalanan hidup Pak Harto
      Panil I : Menceritakan kehidupan Pak Harto pada saat kanak-kanak, remaja/sekolah, bekerja pada bank desa (yolks Bank) dan menjadi Tentara PETA.
      Panil II : Menceritakan perjalanan hidup Pak Harto pada masa Proklamasi Kemerdekaan, mempertahankan Kemerdekaan, sampai pernikahan Letkol Soeharto dengan Siti Hartinah tanggal 26 Desember 1947.
      Panil III Menceritakan kegiatan laskar Putri di Surakarta / Solo, penumpasan pengkhianatan PKI di Madiun 1948, Belanda melakukan. aksi Militer II dan Serangan Umum 1 Maret 1949 merebut Yogyakarta selama 6 jam
      Panil IV Menceritakan. peristiwa Per-iberontakan G 30 S PKI yang mengakibatkan gugurnya 7 pahlawan Revolusi, demonstrasi KMI clan KAPPI dengan TRITURA-nya.
      Panil V Menceritakan pelantikan Pak Harto sebagai pejabat presiden dan presiden penuh RI sampai Pemilu IV, 23 April 1987, pelaksanaan Pelita I s.d IV sampai mendapatkan penghargaan dari PBB atas keberhasilannya swasembada pangan dibidang pertanian dan program keluarga berencana.
    Di lantai II Ruang Perjuangan terdapat benda-benda koleksi yang mengungkapkan perjalanan pengabdian Pak Harto sejak tahun 1949 hingga masa pembangunan.
    Benda-benda koleksi tersebut antara lain berupa
      1. lukisan clan foto Pak Harto sebagai prajurit pemimpin operasi Mandala dan pakaian dings militer yang penah dikenakan.
      2. Foto-foto kegiatan Pak Harto dengan para pemimpin bangsa-bangsa baik didalam maupun di luar negeri
      3. Rompi dan helm anti peluru yang cligunakan Bapak Soeharto saat di Bosnia pemberian dari PBB
      4. Plaket dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri, cenderamata dari teman clan sahabat koleksi dari negara Turkmenistan berupa seperangkat pakaian tradisional prig clan wanita permadani bermotif bapak dan. lbu Tien Soeharto.
      5. Foto biografi Bapak Soeharto sekima aktif di ketatanegara foto biografi Bapak HM Soeharto selama aktif di Ketatanegaraan
        Karya : Noor Kurniawan, April 2006
        Ukuran : 150 cm x 120 cm
        Bahan : Kertas terdiri dari + 2800 foto kecil dikerjakan selama 2 bulan
        Pemberian dari Bob Hasan, pada acara hari ulang tahun Bapak Soeharto yang ke 85 d;. Cendana, Jakarta 8 Juni 2006
    1. Ruang Utama
      Terdapat benda koleksi berupa cendermata, baik dari dalam maupun luar negeri. Secara garis bergs benda-benda di lantai I ruang utama dapat dibagi menjadi 6 (enam) kelompok antara lain :
      1. Kelompok logam meliputi, perak, kuningan, perunggu dan logam campuran
      2. Kelompok batu mulia, meliputi batu kumala, batu amethis (kecubung), batu endapan, fosil dan marmer.
      3. Kelompok kristal dan kaca.
      4. Kelompok porselen, keramik dan gerabah
      5. Kelompok kayo meliputi lacquer dan ukir
      6. Kelompok tulang dan kulit.
      Adapun beberapa koleksi yang menarik antara lain
      1. Guci keramik setinggi 3,88 meter buatan jingdezhen China
      2. Replika kapal pesiar sembilan naga kapal trongkok ini terbuat merupakan kapal sembilan naga yang pernah digunakan kaisar-kaisar pada dinasti Sui, Tang dan Sung
      3. Replika tempat tidur puteri China dari batu giok merupakan peraduan permaisuri kaisar Cina pada jaman dinasti Sui, Tang, Sung dan Ming.'
      4. Seperangkat gamelan bernama Kyai Dipo Asmoro yang telah berusia + 126 tahun peninggalan paku yang terdiri dari gamelan laras skendro dan laras pelong seperangkat gamelan yang bernama kyai Dipo Asmoro yang terdiri dari gemelan laras slendro dan gamelan laras pelog, yang telah berusia kurang lebih 126 tahun merupakan peninggalan dari pemerintah Sri Sultan Paku Buwono X Surakarta (1867 – 1939). Gamelan merupakan alai musik tradisional masyarakat jawa yang memiliki fungsi untuk mengiringi pertunjukkan seni tradisional masyarakat jawa seperti mengiringi wayang kulit, wayang orang atau pargelaran seni tradisional lainnya.
      5. Patung Burung Garuda, menggambarkan bahwa dalam kepercayaan hinclu, garuda merupakan kendaraan dewa wisnu karya dari Darsana yang terbuat dari Bualu (kayu Bali) tingginya 3,07 m berdiameter 1,37 m
      6. Pahatan batu giok yang menggambarkan gunung suci umat Budha di China Gunung Wu Tai karya Song Shi Yi dkk clan jambangan karya Jiang Wan Ching beratnya + 130 kg dengan ukuran 62 cm x 63 cm x 37 cm dibuat tahun 1985 – 1995 pemberian dari PT. Gudang Garam, Kediri.
      7. Ukiran akar kayu karet bertema " Langlang Buana" menggambarkan "Nawa Sanga" (sembilan penguasa jagad raga) dalam. kepercayaan Hindu di Bali kesembilan dewa tersebut amat berpengaruh bagi perjalanan hidup seseorang. Kesimbalan dewa tersebut adalah Brahma, Wisnu, Siwa, Iswara, Maha Dewa, Sambu
      8. Jambangan Giok karya Jiang Wan bin dengan ukuran 70 x 155 x 25 cm, berat + 123 kg dibuat pada tahun 1992 – 1995, pemberian dari HM Sampoerna dan Eko Dharmajanto kasih Surabaya
      9. Andong / Dokar /Sado
        Andong / Dokar / Sado merupakan salah satu alai transportasi, kendaraan tersebut ditarik oleh Kuda, dan saat ini masih ada / masih dipakai sekitar daerah Surakarta (Solo) dan Yogyakarta, Pemberian dari Taman Mini Indonesia Indah.
      10. Tentara Romawi, dibuat dari bahan perunggu dan berat 2 ton, panjang 2 meter, Tinggi : 2,5 meter. Pemberian Putra-putri sedono Salim, Jakarta 7 Juli 1993
      11. Sekelompok Patung Uang kepang karya Dewa Made Windia (peliatan – Ubud- Bali)
        • Patung penari Bali (Temuliliang / Kumbang)
        • Patung penabuh gamelan Bali
        • Patung selamat Datang (Penyembrama)
        • Patung Peniup seruling
        • Sesaji Bali (Carang Rebang)
      Uang Kepung sampai sekarang sampai digunakan di Bali untuk upacara ritual keagamaan
      Dilantai II terdapat koleksi tekstil dari dalam dan luar negeri
      1. Tekstil dari dalam negeri antara lain :
        • Kain lurik dan jumputan Yogyakarta
        • Kain sulan dari Lampung (Sulam usus), Sumetra Barat (sulam indah dari benang emas)
        • Kain Tenun dari NTT, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan (Rongkong daerah Toraj a), Sumetra Utara (selendang ulos), Aceh.
        • Kain songket dari Riau, Sumetra Barat (daerah Pandai Sikek), Lampung (Tapis), Palembang, Sumetra Utara (Batubara) Jambi, Bali, Bima (Mee Ma Owa)
        • Kain Batik dari Surakarta /Solo Yogyakarta, Pekalongan (Oey Soe Tjoen daerah Kedungwuni), Cirebon, Jakarta Tasikmalaya, Tuban, Madura, Jambi, Bengkulu (Besurek/Kaligrafi) dan Kalimantan Selatan (Sasirangan).
        • Kain Sutera Sulawesi Selatan, Jumputan Sutera Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara (terawangan)
        • Palembang (sarung/brongsong) dan Bali (gringsing)
        • Kain Bordir dari Aceh, Tasikmalaya, Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimatan Selatan, Sulawesi Utaran (terawangan)
        • Kain tenun ikat lungsi dari Timor-Timur, Sumbawa, Ambon,dan Kalimantan Timur
        • Seperangkat pakaian adat dari Jambi, Aceh, Irian Jaya (Suku Asmat) dan Timor-timur.
      2. Tekstil mancanegara antara lain meliputi
        Malaysia, India / kain sari (daerah Benares, Bengalor dan Punjab), Fulipinam Jepang / Kimono, Sutera, Korea, tenun Pakistan, Myanmar, Cina, Turki dan Belgia.Pakaian tradisional korea (hanbok), Turkmenistan, Skandinavia, Senegal, Saudi Arabia, Kuwait dan Uzbekistan. Koleksi yang menarik antara lain :
        • Tenun ikat Iwan Tirta Batik Sasirangan kreasi dari Prayudi Amodirdjo
        • Busana para bangsawan / Raja Sumenap Madura yang telah berusia + 200 tahan
        • Batik tulis karya Kray Hatmanti Soemoharyomo (Ibunda Ibu Tien Soeharto)
        Lantai III terdapat koleksi beraneka ragam benda seni dari keramik, logam tulang, lukisan dari bulu ayam, pelapah pisang dan lukisan 3 demensi Bapak dan Ibu Soehar,o serta koleksi jam dan minyak wangi.
        Lantai IV s.d VII berfungsi untuk keperluan intern MPBP.
    1. Ruang Khusus
      Di ruang khusus dapat dilihat tanda-tanda kehormatan yang diberikan kepada Bapak dan Ibu Soeharto oleh Pemerintah negara dan bangsa Indonesia atau asing organisasi nasional dan internasional
      Penataan diatur sebagai berikut
      1. Koleksi medali dan koin
      2. Vitrine 1 – 23 tanda-tanda kehormatan untuk Bapak Soeharto
      3. Koin dari berbagai pelosok dunia serta aneka pedagang dari Timur Tengah, Spanyol dan Italia.
      4. Vitrine 24-30 tanda-tanda kehormatan untuk Ibu Tien Soeharto
      5. Berbagai piagama penghargaan
      Dilantai II terdapat koleksi berbagai Jens cenderamata yang terbuat dari logam mulia dari berbagai kalangan
      Koleksi keluarga Soeharto
      1. Vas bunga yang terbuat dari bahan perak
      2. Piring yang terbuat dari bahan perak
      3. Patung Burung yang terbuat dari Batu
      4. Tunas Kelapa
      5. Perangkat minum teh yang terbuat dari bahan perak
      6. Bunga yang terbuat dari bahan keramik
      7. Tempat Jilin yang terbuat dari bahan perak
      8. Berbagai macam koleksi cenderamata
      Dari para kepala negara dan kepala pemerintahan yang berasal dari benua eropa antara lain :
      1. 2 Buah vas bunga, pemberian dari Nikica Valentie, perdana menteri I:Toastra, dalam acara kunjungan –kunjungan ke krosia pada tanggal 8 -15 Maret pada tahun 1995
      2. Tempat buah tersusun, pemberian dari Emirs Constantiensco, yang merupakan presiders dari Negara Rumania, dalam acara meredeka pada tanggal 17 Juli tahun 1997.
      3. Guci porselen, yang merupakan pemberian dari Helmuk Kohl sebagai konselir dari Republik Federasi Negara Jerman,
      4. Tempat buat porselen, pemberian dari Helmut Kohl yang merupakan konselir dari Republik Federasi Negar Jerman.
    1. Ruang Asthabrata
      Diruang Asthabrata lantai I diperagakan secara artistik clan sistematis wayang kulit dan lukisan kaca dengan cerita )Vahyu Makhuta Rama
      Wahyu Makutha Rama mengajarkan ajaran Asthabrata yaitu 8 ajaran tentang kepemimpinan Asthabarata yang divisualisasikan dalam adegan wayang kulit sesuai urutan Cerita Wahyu Makutha Rama juga berbagai koleksi Bahan Pustaka dari berbagai disiplin 11mu yang digambarkan 8 unsur alam (bumf, angin, air, bulan, matahari, angkasa, api dan bintang)
      Delapan ajaran kepemimpinan tersebut adalah
      1. Bumi digambarkan sebagai wisnu
        Oleh karanartu Bumi bersifat murah hati, selalu memberikan hasil kepada siapapun yang mengolah dan merneliharanya dengan tekun. Maka seorang pemimpin hendaknya bersifat murah hati, suka beramal, clan senantiasa berusaha tidak mengecewakan kepercayaan yang telah diberikan rakyatnya.
      2. Angin digambarkan sebagai Bayu
        Oleh karanartu Angin selalu berada di segala tempat tanpa membedakan dataran rendah dan tinggi.
        Maka seorang pemimpin hendaknya dekat dengan rakyat tanpa membedakan derajat dan martabat, schingga secara langsung dapat mengetahui keadaan dan keinginan rakyatnya.
      3. Air / Samudera digambarkan sebagai Baruna
        Oleh karanartu Air / samudra betapun luasnya senantiasa memiliki permukaan yang rata dan bersifat sejuk menyegarkan. Maka seorang pemimpin hendaknya menempatkan rakyatnya pada derajat pemimpin
        harus serta martabat yang sama, dengan demikian dapat bersikap adil, bijaksana dan bersikap adil, bijaksana dan penuh kasih sayang terhadap para rakyatnya.
      4. Bulan digambarkan sebagai Ratih.
        Oleh karanartu bulan senantiasa menerangi kegelapan malam dan memberikan harapan-harapan yang indah.
        Maka seorang pemimpin hendaknya sanggup memberikan dorongan serta mampu membangkitkan semangat rakyatnya ketika rakyat sedang menderita dalam kesulitan
      5. Matahari digambarkan sebagai Surya
        Matahari adalah sumber dari segala asal kehidupan yang membuat makhluk tumbuh dan berkembang seorang pemimpin hendaknya mampu mendorong serta menumbuhkan daya hidup rakyatnya untuk membangun negara, dengan memberikan bekal lahir maupun batin untuk dapat berkarya.
      6. Angkasa / langit mempunyai keluasaan batin sehingga mampu menampwig berbagai aspirasi pendapat rakyatnya.
      7. Api digambarkan sebagai Brahma
        Api mempunyai kemampuan untuk membakar habis dan menghancur leburkan segala sesuatu yang bersentuhan dengannya.
        Seorang pemimpin hendaknya berwibawa dan berani menegakkan hukum dan kebenaran secara tegas dan tuntas tanpa pandang bulu.
      8. Bintang digambarkan sebagai Ismaya
        Bintang senantiasa memiliki tempat yang tetap di langit sehingga dijadikannya pedoman (kompas)
        Seorang pemimpin hendaknya menjadi teladan bagi rakyat, tidak ragu menjalankan keputusan yang telah disepekati, serta tidak mudah terpengaruh olleh pihak yang menyesatkan.
        Ditengah ruangan terdapat ukiran kayu Meranti atau parikesit (peninggalan Wiracarita Mahabrata)
      Dilantai II terdapat foto kegiatan Bapak dan Ibu Soeharto ditengah keluarga dan masyarakat, baik sebagai kepala keluarga, insan beragama maupun sebagai tokoh masyarakat serta koleksi satwa yang telah diawetkan.
    2. Perpustakaan
      Perpustakaan MPBP memberikan informasi yang intelektual, informatif dan lengkap kepada pemakai melalui bahan pustakaan tercetak, khususnya bahan referensi dan pustaka yang ada kaitannya dengan ruang lingkup permuseuman, pelbagai cabang ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan koleksi museum Berta berkaitan dengan bidang politik dan pemerintahan era Presien Soeharto (Orde Baru), yang akan dikembangkan untuk menjadi Pusat Kajian Sejarah Orde Baru clan sebagal penunjang kegiatan penelitian, pendidikan clan masyarkat umum, dengan harapan agar semua publikasi clan informasi yang diberikan perpusatakaan dapat diakses oleh masyarakat secara lugs.
      Koleksi yang dimiliki perpustakaan, meliputi
      1. Buku, sebanyak 5380 judul
      2. Majalah sebanyak 3 judul (terdiri dari majalah ilmiah, pengetahuan dan hiburan)
      3. Surat kabar dan tabloid : masing-masing 4 judul
      4. Kliping : sebanyak 52 judul
      5. Foto album : 4.404 album
      Beberapa layanan yang diberikan kepada pemakai antara lain
      1. membaca ditempat
      2. Referens
        Membantu pemakai menelusur ke sumber koleksi yang tepat.
      3. Foto copi
        Dikenakan biaya perlembar Rp. 200
      4. Sirkulasi / pemimjaman, khusus bagi karyawan MPBP
      Penelusuran atau akses informasi dapat dilakukan melalui katalog manual berbentuk kartu, yang disusun berclasarkan abjad
      1. judul
      2. pengarang
      3. subjek
    1. Koleksi Di Tata Ruang Luar
      1. Kapal perang TNI Angkatan Laut (M HARIMAU)
        Kapal ini merupakan salah satu bukti sejarah peduangan bangsa Indonesia dalam upaya membebaskan rakyat Irian Barat / Irian Jaya / Papua dari penjajah Belanda yang dikenal dengan Operasi Mandala dan Bapak Soeharto dengan Panglima Komando berkedudukan. di Makkasar. KRI Harimau, merupakan salah satu dari 3 kapal perang yang akan mendaratkan pasukan dipantai Merah Kaimana, sebelum pendaratan pasukan di laur Aru telah menjadi pentempuran dengan Belanda tanggal 15 Januari 1962. Dua kapal lainnya KRI Macan Kumbang dan KRI Macan Tutul tenggelam bersama Komodor Yos Sudarso
      2. Koleksi kendaraan bersejarah
        • Olds Mobile sedan wama putih buatan Amerika Serikat tahun 1965, digunakan. lbu Tien Soeharto tahun 1969-1973
        • Ford Galaxi sedan wama hijau tua buatan Amerika Serikatan tahun 1964, digunakan Bapak Soeharto sewaktu. pejabat Presiden dan menjadi Presiden RI tahun 1967 sampai dengan. 1973
        • Motor Harley Davidson wama hijau tua buatan. Amerika. Serikat 1942 digunakan Bapak Soeharto.
      3. Griya. Makhutarama
        Bangunan berbentuk kubah dibelakang bangunan utama berisi ukiran kayu karet dengan terra "Wahyu Makhutarama"
      4. Merak Putih
        Sepasang merak putih dari negeri Belanda dalam sangkar berbentuk kubah didekat Kantor Pengelola, pemberian Bapak Ibnu Hartono
      5. Griya Mahabharata
        Bangunan berbentuk kubah dihalaman depan ini menyimpan 13 ukiran karya. I Wayan Asin. Sebuah ukiran yang terdapat ditengah ruang bertema perputaran Mandaragri 12 ukiran yang berada disekitarnya menceritakan. lahirnya Pandawa sampai per alanan suci ke surga loka.
      6. Fosil
        Terletak didekat payung berupa batu pemberian Bapak Ir. Caputra.
    2. Totem Haida
      " Totem pole" (tonggak keramat) bangsa Haida, terletak didekat parlor Museum Purna Bhakti Pertiwi berupa kayu yang diukir suku Haida di Kanada pemberian Rakyat Kanada, 20 Maret 1997.


BAB III
PENUTUP
A. SIMPULAN
Berdasarkan isi laporan ini, dapat disimpulkan sebagai berikut
I. Museum Puma Bakti Pertiwi merupakan salah satu tempat oyek pariwisata yang menyimpan beraneka macam peninggalan. terdahulu.
  1. Kunjungan ke Mueseum Puma Bhakti Pertiwi menjadikan kita mengenal dan mengetahui peninggalan. "Pahlawan Indonesia terdahulu"
  2. Letaknya yang sangat strategic didalam Taman Mini Indonesia Indah, Harga tikes masuk yang murah, fasilitas yang sangat memadai memudahkan pengunjung untuk berdatangan ke MPBP
B. Saran-saran
Berdasarkan kunjungan yang kami lakukan, kami menyarankan
  1. Pelayanan yang diberikan kepada para pengunjung yang datang ke MPBP lebih ditingkatkan
  2. Menyediakan sarana transportasi untuk menuju ke pintu utama dari tempat parkiran agar para pengunjung tidak berjalan terlalu jauh.


DAFTAR PUSTAKA
- 2008. Buku Panduan Museum Purna Bhakti Pertiwi, Jakarta

MICROSOFT POWERPOINT




Pendahuluan
Microsoft Power Point adalah suatu software yang akan membantu dalam menyusun
sebuah presentasi yang efektif, professional, dan juga mudah. Microsoft Power Point akan
membantu sebuah gagasan menjadi lebih menarik dan jelas tujuannya jika dipresentasikan
karena Microsoft Power Point akan membantu dalam pembuatan slide, outline presentasi,
presentasi elektronika, menampilkan slide yang dinamis, termasuk clip art yang menarik,
yang semuanya itu mudah ditampilkan di layar monitor komputer.
Pengenalan Layar Kerja Power Point

Keterangan Gambar :
  1. Menu Bar : Daftar menu yang masing-masing terdiri dari beberapa perintah
  2. Standart Toolbar : Tools untuk menangani file, menyisipkan objek baik gambar atau grafik
  3. Formatting Toolbar : Tools yang terdiri dari item yang berhubungan dengan pengaturan huruf atau tulisan
  4. Slide Sorter View : Menampilkan keseluruhan slide di layar kerja dalam bentuk ukuran kecil
  5. Slide Show : Menampilkan tayangan sebuah slide
  6. Drawing Toolbar : Tolls yang terdiri dari item yang berhubungan dengan pembuatan ataupun pengaturan gambar


Manipulasi Teks dan Gambar
Drawing Toolbar
  1. Draw : Mempermudah penempatan dan pengorganisasian objek, misalnya dalam melakukan grouping, ordering, rotate, text wrapping, dll
  2. Select Object : Melakukan pilihan terhadap obyek tertentu
  3. AutoShapes : Menyediakan berbagai macam pilihan bentuk yang dapat mendukung penyajian presentasi seperti callouts, basic shape, lines,stars and banners, dll
  4. Line : Menggambar garis
  5. Arrow : Menggambar tanda panah
  6. Rectangle : Menggambar bentuk persegi
  7. Oval : Menggambar bentuk oval atau lingkaran
  8. Text Box : Membuat serangkaian text
  9. Word Art : Membuat efek-efek text yang menarik baik dalam bentuk 2D maupun 3D
  10. Insert Clip Art : Menambahkan gambar ke dalam materi presentasi yang sedang dipersiapkan, baik berasal dari default Powerpoint maupun dari file yang kita punyai
  11. Fill Color : Memberikan pewarnaan terhadap suatu objek tertentu
  12. Line Color : Memberikan pewarnaan terhadap garis tepi dari suatu objek
  13. Font Color : Memberikan pewarnaan terhadap text yang diseleksi
  14. Line Style : Memberikan pilihan ketebalan (dalam ukuran point) terhadap model garis yang dipakai
  15. Dash Style : Memberikan pilihan terhadap mode garis yang dipakai
  16. Arrow Style : Memberikan pilihan terhadap mode arrow yang dipakai
  17. Shadow : Memberikan efek bayangan pada objek yang diseleksi (tidak untuk text)
  18. 3-D : Memberikan efek 3 dimensi pada objek yang diseleksi (tidak untuk text)

Membuat Slide Presentasi
Pada layar akan nampak slide berikut :

Langkah – langkah yang dapat dilakukan dalam membuat slide :
  1. Membuat text
    • Membuat judul
      • Klik pada tulisan “Click to add title” lalu ketikkan judul presentasi
    • Membuat textbox pada click to add text
      • Klik icon
      • Klik pada bagian dari slide yang ingin ditambahkan tulisan
    • Menggunakan Bullet and Numbering
      • Klik area textbox yang ingin menggunakan Bullet and Numbering lalu klik Format → Bullets and Numbering → pilih yang akan digunakan
      • Bila telah selesai maka klik di luar area textbox
    • Membuat WordArt
      • Klik Insert → Picture → WordArt atau cari icon Insert WordArt pada Drawing Toolbar
      • Pilih 1 model kemudian klik OK
      • Muncul kotak dialog seperti di bawah ini, lalu ketikkan tulisan yang diinginkan lalu klik OK

  1. Menampilkan gambar
    • Klik Insert → Picture lalu pilih Clip Art bila gambar yang ingin digunakan adalah gambar yang disediakan oleh Microsoft Office atau pilih From File bila ingin menggunakan gambar koleksi pribadi (untuk memilih akan muncul kotak dialog open kemudian cari lokasi filenya sampai ditemukan filenya)
    • Atur sesuai keinginan lalu klik di bagian lain slide yang tidak ada gambar tersebut
  2. Memberikan Background
    • Klik kanan pada bagian slide yang kosong
    • Pilih Background
    • Muncul kotak dialog berikut

      • Pilih More Colors dengan menklik drop down untuk mengatur warna yang diinginkan
      • Pilih Fill Effect dengan menklik drop down untuk mengatur efek yang diinginkan dengan memilih pola gradient/texture/pattern yang diinginkan
    • Pilih Apply untuk memberi background pada 1 lembar slide yang sedang dipilih itu saja atau Apply to All untuk memberi background pada seluruh slide
  1. Menambah Slide Presentasi
    • Klik icon pada formatting toolbar
    • Pilih salah satu tipe slide yang diinginkan
  2. Menghapus Slide Presentasi
    • Pilih Slide yang akan dihapus dengan cara mengklik slide tersebut pada Outline Slide
    • Tekan Delete pada Keyboard
  3. Memberi Animasi
    • Klik kanan text atau objeknya
    • Klik Custom Animation
    • Pilih effects untuk memberikan animasi pada text atau objek yang diinginkan dengan memilih pada icon

    • Setelah memilih efek yang diinginkan maka akan nampak sbb:

    • Atur Start berdasarkan pada saat apa animasi ini dilakukan
    • Atur Direction berdasarkan arah yang diinginkan
    • Atur Speed berdasarkan seberapa cepat animasi tersebut dilakukan
    • Sesuaikan urutan tampilan animasi sesuai keinginan dengan mengatur order
    • Tekan play untuk melihat tampilan preview hasil pengaturan yang dilakukan







  1. Menambahkan Slide Transition
    • Klik bagian slide di luar textbox lalu klik kanan pilih Slide Transition atau klik Slide Show pada Menu Bar lalu pilih Slide Transition
    • Lalu pilih jenis yang diinginkan pada tiap slide
    • Sesuaikan komponen lainnya seperti pada pemberian animasi

  1. Membuat tabel
    • Klik Insert pada Menu Bar lalu pilih table

    • Isikan jumlah baris dan kolom tabel yang akan dibuat pada kotak dialog yang muncul
    • Untuk melakukan pengesetan lebih lanjut terhadap tabel yang ada dapat dilakukan dengan men-“double click” tabel tersebut atau mengklik kanan pada bagian garis tabel tersebut dan memilik “Borders and Fill”
  1. Membuat diagram
    • Klik Insert pada Menu Bar lalu pilih chart
    • Secara otomatis akan nampak tampilan sebagai berikut :
    • Perubahan terhadap nama, jumlah, maupun data-data lain hanya dengan mengganti isi dari tabel pada Datasheet tersebut dan secara otomatis diagramnya akan ikut berubah mengikuti data pada tabel Datasheet

    • Bila sudah selesai klik di luar area Datasheet maka akan diperoleh grafik yangdiinginkan (untuk mengeditnya kembali dapat dilakukan dengan me-“double click” diagram tersebut)

    • Untuk melakukan pengaturan lainnya dapat dilakukan dengan meng-klik kanan bagian-bagian diagram sehingga tampilannya akan dapat disesuaikan sesuai keinginan
      • 3D View (untuk mengatur posisi chart secara keseluruhan)
      • Chart Type (untuk mengatur jenis diagram yang diinginkan)

      • Chart Option (untuk pemberian nama sumbu, legenda, label)
      • Format Data Series (untuk mengatur tampilan misalnya warna grafik)
  1. Menambahkan file video
    • Klik Insert pada Menu Bar lalu klik Movies and Sounds lalu pilih yang diinginkan
    • Setelah memilih file maka akan keluar kotak dialog apakah ingin movie langsung dijalankan atau harus di klik terlebih dahulu maka pilihlah sesuai kebutuhan
  2. Membuat Hyperlink
    • Klik kanan bagian yang ingin di Hyperlink lalu pilih Hyperlink
    • Isikan alamat tujuan yang ingin dituju
  3. Menampilkan Slide (Slide Show)
    • Klik icon Slide Show
    • Hasil slide-slide yang telah dibuat akan ditampilkan sesuai dengan apa yang telah diatur
    • Untuk keluar dari Slide Show tekan End Show

New From Design Template

Keunggulan yang ditawarkan Design Template ini adalah kemudahan pemilihan background mengingat di sini disediakan berbagai pilihan template background yang dapat dipergunakan untuk menghiasi slide. Tampilan yang ada bila memilih New From Design Template :
Pada sebelah kanan nampak pilihan templates background yang telah disediakan oleh Microsoft Power Point yang dapat langsung dipergunakan sebagai background presentasi. Biasanya background yang tersedia disediakan untuk 2 bagian yakni slide judul dan juga slide isi.Pilih salah satu template yang diinginkan dengan mengklik-nya. Setelah itu kita juga dapat mengganti warna-warna yang ditawarkan dengan menggantinya pada Color Schemes dan juga mengganti animasi yang ada dengan mengganti pada Animation Schemes. Sedangkan cara mengisi slide-nya sama dengan cara mengisi slide kosong.
New From Auto Content Wizard Penggunaan Auto Content Wizard adalah untuk lebih mempermudah pembuatan slide dimana telah disediakan kerangka-kerangka yang sering digunakan oleh pembuat slide presentasi. Keunggulan teknik ini adalah pada segi kecepatan pembuatan walaupun jenis yang disediakan masih terbatas. Kotak Dialog berikut akan muncul disini dapat diamati bahwa proses wizard ini akan melalui 3 tahapan yakni Presentation Type, Presentation Style, dan juga Presentation
Option.
Klik Next maka akan diperoleh kotak dialog sbb :
Pilih salah satu tipe presentasi yang diinginkan lalu klik Next dan kotak dialognya berubah menjadi sbb :

    • On Screen Presentation
      Jenis presentasi yang ditampilkan pada layar monitor dengan segala efek animasinya.
    • Web Presentation
      Jenis presentasi berupa halaman web dan nantinya bisa diakses ke web server tujuannya untuk memenuhi kebutuhan pemakai internet yang ingin melihatnya.
    • Black and White Overheads
      Jenis presentasi yang outputnya akan dicetak pada transparansi hitam putih.
    • Color Overheads
      Jenis presentasi yang outputnya akan dicetak pada transparansi yang berwarna.
    • 35mm slides
      Jenis presentasi yang outputnya akan dicetak pada lembar slides 35mm.

Misal pilih On Screen Presentation, kemudian klik Next.
Isikan Judul dan juga Footer yang ingin ditampilkan setelah itu tekan Next
Proses wizard telah selesai sehingga tekan tombol Finish.
Hasil :
Diperoleh slide yang telah jadi. Dimana telah terdapat effect dan juga slide translation. Selain itu juga dapat diperoleh point-point yang biasanya digunakan dalam membuat presentasi sesuai dengan topik yang telah kita pilih. Kita tinggal menyesuaikan isinya dengan yang akan dipresentasikan saja.
Import Outline dari Document Word
Dalam melakukan import terhadap Outline maka syarat yang harus terpenuhi adalah kesiapan file Outline itu sendiri maksudnya file yang akan dimasukkan telah dibuat dengan menggunakan microsoft word dan file tersebut tidak dalam keadaan sedang diakses. Caranya :

  1. Buat file word yang ingin dimasukkan
    Contoh :
  2. Posisikan kursor pada slide sebelum slide yang akan disisipkan
    Misalnya untuk menyisipkan slide pada lembar ke-2 maka yang di klik adalah slide pada lembar pertama.
  3. Klik menu Insert pilih Slide From Outline
  4. Muncul dialog Insert Outline lalu cari file yang ingin disisipkan lalu klik insert
  5. Outline akan tersisip akan tetapi masih memerlukan beberapa penyesuaian mengingat tiap bagian file yang menggunakan enter dianggap sebagai slide baru. Penyesuaian akan dilakukan dengan bantuan promote, demote, move up dan juga move down
promote, demote, move up dan move down
    • Promote digunakan untuk menaikkan level (bergeser ke kiri)
    • Demote digunakan untuk menurunkan level (bergeser ke kanan seperti tab)
    • Move Up digunakan untuk menggeser slide selembar ke atas
    • Move Down digunakan untuk menggeser slide selembar ke bawah
      Dengan prinsip di atas maka slide yang sebelumnya telah dibuat dapat disesuaikan sehingga diperoleh tampilan sebagai berikut :

DINAMIKA, INTEGRASI, DAN HUBUNGAN EKONOMI ISLAM DALAM SISTEM PEREKONOMIAN NASIONAL INDONESIA

  DINAMIKA, INTEGRASI, DAN HUBUNGAN EKONOMI ISLAM DALAM SISTEM PEREKONOMIAN NASIONAL INDONESIA KATA PENGANTAR Puji syukur kehadi...